You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penumpang memadati Bus Transjakarta
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Legislator Dorong Budaya Saling Menghormati di Sektor Transportasi Publik

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo menanggapi insiden viral cekcok antarpengguna bus Transjakarta terkait perebutan kursi nonprioritas yang melibatkan penumpang lansia dan penumpang muda.

"Kesadaran itu akan tumbuh perlahan dan menjadi budaya,"

Rio menilai, meskipun secara aturan kursi tersebut tidak termasuk kursi prioritas, sikap saling menghormati tetap harus dikedepankan, terutama terhadap kelompok rentan seperti lansia.

“Secara aturan memang itu bukan kursi prioritas. Namun secara etika dan moral, jika ada lansia atau kelompok yang perlu diprioritaskan, sebaiknya diberikan,” ujar Rio, Sabtu (3/1).

326 Ribu Lebih Pelanggan Naik MRT di Momen Pergantian Tahun 2026

Meski demikian, Rio juga memahami kondisi penumpang lain yang mungkin sedang tidak fit atau sakit. Menurutnya, hal tersebut seharusnya dapat disampaikan dengan komunikasi yang baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Kalau memang penumpang yang duduk sedang sakit atau tidak memungkinkan berdiri, sampaikan saja dengan baik-baik. Hal seperti ini sebenarnya tidak perlu sampai diperdebatkan,” katanya.

Ia menambahkan, kejadian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama di sektor transportasi ibu kota. Apalagi, kata dia, Transjakarta telah menyampaikan bahwa kursi nonprioritas dapat digunakan oleh seluruh penumpang.

Rio juga berencana menyampaikan masukan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta agar ke depan terdapat imbauan tambahan di area kursi nonprioritas.

“Perlu ada sosialisasi atau pengumuman, meskipun sifatnya imbauan, bahwa jika ada lansia atau penumpang yang membutuhkan, sebaiknya tetap diberikan tempat duduk,” katanya.

Rio berharap, imbauan tersebut dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dan membangun budaya saling menghormati di transportasi publik Jakarta.

“Kesadaran itu akan tumbuh perlahan dan menjadi budaya. Sama seperti dulu soal membuang sampah sembarangan, awalnya hanya imbauan, lama-kelamaan menjadi perilaku yang baik,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kebut Pembersihan Sampah Pascagenangan di Ciracas

    access_time25-03-2026 remove_red_eye1995 personNurito
  2. 25 Ton Sampah Sisa Genangan di Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

    access_time26-03-2026 remove_red_eye1964 personNurito
  3. Transaksi Program Mudik ke Jakarta Sudah Tembus Rp 21 Triliun

    access_time25-03-2026 remove_red_eye1473 personFakhrizal Fakhri
  4. Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

    access_time27-03-2026 remove_red_eye1319 personTiyo Surya Sakti
  5. 10 Bus Transjakarta Amari Dioperasikan di Terminal Kalideres

    access_time25-03-2026 remove_red_eye1175 personTiyo Surya Sakti