You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelurahan Marunda Sulap Lahan Tidur Jadi Taman Oranye
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Lahan Tidur di Marunda Dibuat Jadi Taman Oranye dan Aviari Edukatif

Jajaran Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara menyulap lahan tidur di lingkungan Kantor Kelurahan Marunda, Jalan Marunda Baru V, RT 08/06 menjadi Taman Oranye dan aviari yang asri serta edukatif.

"Sarana belajar bercocok tanam,"

Lurah Marunda, Victor mengatakan, pembangunan taman dan aviari ini berawal dari keinginan untuk memanfaatkan lahan kosong seluas sekitar 400-500 meter persegi agar lebih bermanfaat dan enak dipandang.

"Awalnya hanya ingin dirapikan supaya tidak terlihat berantakan. Namun, seiring waktu muncul berbagai ide kreatif dari rekan-rekan ASN dan petugas PPSU. Mulai dari kebun sederhana, kemudian ditambah kolam, hingga akhirnya terbangun aviary," ujarnya, Rabu (7/1).

Penataan Kawasan Pulau Untung Jawa Prioritaskan 19 lokasi

Menurut Victor, keunikan taman ini terletak pada konsep swadaya dan pemanfaatan limbah. Berbagai material seperti besi tua, bambu, ban bekas, hingga sisa keramik hasil pembongkaran Rusun Marunda Blok C dimanfaatkan kembali, salah satunya untuk pengerasan jalur pejalan kaki.

"Bibit tanaman dan hewan juga merupakan hasil kolaborasi para pegawai. Ada anggota Satpol PP yang menyumbangkan burung murai Irian, dan ada pula yang secara sukarela membawa iguana," terangnya.

Victor menjelaskan, Taman Oranye ini tidak hanya berisi tanaman hias, tetapi juga tanaman produktif. Berbagai jenis sayuran dan buah ditanam, seperti jagung, cabai, pakcoy, tomat, terung, hingga melon.

"Ada juga area peternakan kelinci dengan urinenya yang dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik," ungkapnya.

Ia berharap, kawasan tersebut dapat terus dikembangkan menjadi agrowisata sekaligus laboratorium terbuka bagi masyarakat.

"Tempat ini dapat menjadi sarana belajar bercocok tanam, sekaligus meningkatkan keterampilan warga di bidang pertamanan dan konstruksi sederhana," imbuhnya.

Victor menambahkan, pihak kelurahan juga mendapatkan pendampingan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP). Pendampingan dilakukan karena taman ini dijadikan sebagai lahan uji coba untuk mengetahui jenis tanaman yang paling adaptif terhadap suhu dan kondisi tanah di wilayah Marunda.

"Kami berharap taman dan aviary ini terus berkembang hingga ke area gerbang masuk kelurahan. Sehingga, warga yang datang mengurus administrasi merasa lebih nyaman, sekaligus dapat belajar dan berwisata," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga RW 06, Kelurahan Marunda, Nina (34) mengapresiasi inisiatif pihak kelurahan setempat dalam memanfaatkan lahan kosong menjadi ruang hijau yang bermanfaat.

"Menjadi contoh pemanfaatan lahan yang positif dan berkelanjutan di Marunda.

Saya senang dan bangga melihat lahan yang tadinya tidak terpakai kini menjadi taman yang indah dan edukatif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye1746 personDessy Suciati
  2. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye1375 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. SEA V Cup 2026 Resmi Bergulir, Jakarta Jadi Panggung Voli Asia Tenggara

    access_time23-07-2026 remove_red_eye864 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Pramono Bela Satpam Tegur Pengemudi Alphard di HI

    access_time24-07-2026 remove_red_eye835 personDessy Suciati
  5. Pramono Sebut Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor

    access_time21-07-2026 remove_red_eye832 personDessy Suciati