You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Suasana Pasar Kombongan yang tertata lebih modern
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Pasar Kombongan Bukti Komitmen Pemprov DKI Hidupkan Ekonomi Kerakyatan

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Al Fatih mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama jajaran Pemprov DKI dan Perumda Pasar Jaya yang berhasil menghadirkan wajah baru Pasar Kombongan, Kemayoran, setelah lima tahun terbengkalai.

"Pasar tradisional tidak ditinggalkan oleh kemajuan,"

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemprov DKI dalam menghidupkan ekonomi kerakyatan melalui revitalisasi pasar rakyat.

Pasar Kombongan di Kemayoran Kini Lebih Modern

Al Fatih menilai, revitalisasi Pasar Kombongan tidak sekadar menghadirkan pasar yang lebih modern dan tertata, tetapi juga ramah lingkungan. Berbagai fasilitas pendukung seperti sertifikat laik fungsi (SLF), sistem pembayaran digital melalui QRIS, hingga pemanfaatan panel surya menunjukkan bahwa pasar tradisional diarahkan untuk bertransformasi agar tetap relevan dan memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman.

“Ini membuktikan bahwa pasar tradisional tidak ditinggalkan oleh kemajuan, justru didorong untuk terus beradaptasi dan berkembang,” ujarnya, Rabu (7/1).

Meski demikian, Al Fatih mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu segera dibenahi, salah satunya terkait aksesibilitas kendaraan menuju pasar.

Ia mengapresiasi instruksi Gubernur kepada wali kota untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan, mengingat akses yang memadai menjadi kunci kelancaran aktivitas pasar serta kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli.

Ke depan, Al Fatih berharap, langkah revitalisasi tidak berhenti di Pasar Kombongan saja. Ia juga mendorong agar reaktivasi pasar-pasar yang lama mangkrak dapat diperluas ke wilayah lain, termasuk kawasan yang hingga kini belum memiliki pasar rakyat, seperti Pasar Gedong yang sudah cukup lama terbengkalai.

Selain pembenahan fisik, ia juga menekankan pentingnya kesiapan pasar rakyat dalam beradaptasi dengan ekosistem digital. Menurutnya, pasar perlu didorong untuk masuk ke layanan belanja daring, pengantaran cepat, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai platform digital agar mampu bersaing dengan model belanja modern.

“Dengan pendampingan yang tepat, pasar rakyat justru memiliki keunggulan dari sisi kesegaran produk, kedekatan sosial, dan harga yang lebih berkeadilan,” tandasnya.

Al Fatih menambahkan, pasar bukan sekadar tempat transaksi, melainkan ruang hidup ekonomi rakyat. Dengan pengelolaan yang modern tanpa kehilangan jati diri, serta dukungan infrastruktur dan digitalisasi yang inklusif, pasar rakyat diyakini akan tetap eksis dan menjadi bagian penting dari wajah Jakarta sebagai kota global yang berkeadilan sosial.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye14506 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3584 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1931 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Pembangunan SPBU di Tiga Pulau Ditarget Segera Terealisasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1172 personAnita Karyati
  5. Taman Jaga Tirta 2 Hijaukan Bantaran Kali Ciragil

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1058 personTiyo Surya Sakti