You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Urban Farming RPTRA Kalojodo Panen Pakcoy dan Labu Madu
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Urban Farming RPTRA Kalijodo Panen Pakcoy dan Labu Madu

Total seberat 15,5 kilogram Pakcoy dan Labu Madu berhasil dipanen dari lahan urban farming RPTRA Kalijodo, Jalan Pangeran Tubagus Angke RT 04/05, Angke, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (9/1).

"Sebagai upaya membentuk ketahanan pangan," 

Camat Tambora, Pangestu Aji mengatakan, kehadiran urban farming tidak hanya menjadi lahan produktif tapi juga sebagai pembelajaran pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan untuk menanam. Kegiatan pertanian perkotaan di RPTRA ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun belakangan.

Rano Dorong Penyusunan Grand Design Pengembangan Setu Babakan

"Selain sarana edukasi, kehadiran urban farming di sini juga sebagai upaya membentuk ketahanan pangan," katanya.

Disebutkan Aji, selain Pakcoy dan Labu Madu di lahan ini juga ditaman Timun Suri, Cabai dan berbagai tanaman produktif lainnya.

"Hari ini kita panen Pakcoy 8,5 kilogram dan Labu Madu tujuh kilogram," ungkapnya.

Selain untuk sarana urban farming, tambah Aji, RPTRA Kalijodo yang memiliki luas sekitar 5.489 meter persegi ini juga dimanfaatkan untuk berbagai fasilitas dan layanan publik, seperti sarana olahraga, taman bermain, balai pertemuan dan perpustakaan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye2340 personAnita Karyati
  2. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye1054 personAnita Karyati
  3. Bank Jakarta dan BEI Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

    access_time01-07-2026 remove_red_eye917 personFakhrizal Fakhri
  4. Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

    access_time28-06-2026 remove_red_eye892 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Bantaran Anak Kali Ciliwung di Pinangsia Ditanami Pohon

    access_time03-07-2026 remove_red_eye820 personBudhi Firmansyah Surapati