You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Talkshow pemanfaatan gawai secara bijak bagi satuan pendidikan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Disdik Gelar Talkshow Pemanfaatan Gawai Secara Bijak Bagi Satuan Pendidikan

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta menggelar talkshow bertajuk ‘Pemanfaatan Gawai secara Bijak: Urgensi Kebijakan dan Peran Bersama dalam Melindungi Anak’ di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (19/1).

"mendapatkan dukungan semua pihak,"

Kegiatan ini menjadi bagian dari acara launching penerbitan surat edaran pemanfaatan gawai secara bijak di lingkungan satuan pendidikan.

Talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni perwakilan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, perwakilan Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri, serta Tim Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK).

1.799 Pelajar Ikuti Urban Sustainability Education 2025

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru, perwakilan murid, tim PSPK yang hadir secara langsung, serta seluruh warga sekolah yang mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting dan YouTube streaming.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Sarjoko menekankan kebijakan pemanfaatan gawai secara bijak merupakan niat baik yang harus diwujudkan melalui aksi nyata.

“Ini adalah sebuah niat baik dan tentu niat baik tidak hanya dengan niat, tetapi bagaimana kita betul-betul mengimplementasikan niat baik ini menjadi sebuah aksi nyata,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di satuan pendidikan untuk bergandeng tangan dalam mendukung kebijakan tersebut.

“Satuan Pendidikan, para Kepala Sekolah dan juga orang tua, Komite, ini kesempatan kita untuk selalu bergandeng tangan, agar kebijakan yang akan kita luncurkan ini nanti bisa mendapatkan dukungan semua pihak,” katanya.

Sarjoko mengatakan, kebijakan pemanfaatan gawai secara bijak akan diberlakukan di jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di DKI Jakarta.

Kebijakan ini merupakan salah satu upaya menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif dengan meminimalkan distraksi, sehingga siswa dapat lebih fokus dan produktif dalam proses pembelajaran.

“Tentu kegiatan ini akan menjadi pemantik untuk kita meluncurkan kebijakan ini yang pada nantinya ini adalah menjadi sebuah tanggung jawab kita bersama untuk bisa kita wujudkan dan kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari khususnya di dalam proses pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan,” ucapnya.

Ia berharap diskusi lintas pemangku kepentingan ini mampu membangun langkah kolaboratif. Dengan demikian, sekolah dapat menjalankan perannya sebagai ruang aman yang mendukung pemanfaatan gawai secara baik, aman, serta mendorong tumbuh kembang terbaik bagi anak-anak.

“Kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang lebih baik kepada semua pihak, khususnya di dalam menciptakan sekolah nyaman, rumah sehat, siswa tumbuh, dan berdaya,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6688 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye4150 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3463 personNurito
  4. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1837 personFolmer
  5. Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

    access_time23-02-2026 remove_red_eye1759 personTiyo Surya Sakti