You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Program Sedekah Minyak Jelantah di Kecamatan Kebayoran Baru digencarkan
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Program Sedekah Minyak Jelantah Digencarkan di Kebayoran Baru

Sebanyak 50 liter minyak jelantah (Mijel) berhasil dikumpulkan dalam program Sedekah Minyak Jelantah yang diadakan di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Manfaat nyata bagi lingkungan"

Program ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan, khususnya air, akibat pembuangan minyak goreng bekas secara sembarangan.

Camat Kebayoran Baru, Iwan K Santoso, mengatakan, kegiatan pengumpulan Mijel ini sejalan dengan arahan Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Pemkot Jakut Apresiasi Penanganan Limbah Mijel di Dua Kelurahan

"Minyak jelantah ini dikumpulkan dari para pegawai di Kecamatan Kebayoran Baru, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan," ujarnya, Senin (19/1).

Iwan berharap, seluruh pegawai di lingkungan Kecamatan Kebayoran Baru dapat berpartisipasi aktif dengan menyerahkan Mijel, minimal dari hasil rumah tangga masing-masing.

Ia juga meminta agar Satpol PP Kecamatan Kebayoran Baru dapat membantu menyosialisasikan program ini kepada para pedagang agar tidak membuang minyak goreng bekas sembarangan dan dapat mengumpulkannya untuk disetorkan.

"Alhamdulillah, meskipun belum maksimal, hari ini telah terkumpul empat jeriken Mijel atau sekitar 50 liter," ungkapnya.

Ia menuturkan, dalam pelaksanaan program ini, Kecamatan Kebayoran Baru bekerja sama dengan Rumah Sosial Kutub. Mijel yang terkumpul nantinya akan diolah sehingga memiliki nilai ekonomi dan Hasilnya akan menjadi pemasukan atau dana kas yang dikelola oleh TP PKK Kecamatan Kebayoran Baru.

"Nantinya dana tersebut akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, seperti membantu pemenuhan gizi di Posyandu dan kebutuhan sosial lainnya," bebernya.

Iwan memastikan, program ini ke depan tidak hanya terbatas pada pegawai di lingkungan kecamatan, tetapi juga akan diperluas hingga tingkat RT dan RW.

Untuk itu, masyarakat diharapkan dapat mengumpulkan minyak jelantah di wilayah masing-masing sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

"Semoga program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan juga bagi masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye5684 personNurito
  2. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1450 personFolmer
  3. Inflasi Jakarta 0,13 Persen, Daging Ayam, Cabai, dan Beras Jadi Penyumbang Utama

    access_time03-10-2026 remove_red_eye1190 personFakhrizal Fakhri
  4. Yuk Kunjungi Festival Palang Pintu XVII di Jalan Kemang Raya

    access_time03-10-2026 remove_red_eye1071 personTiyo Surya Sakti
  5. Rencana Pengadaan Tanah Pembangunan MRT Segmen Thamrin-Kwitang Terus Disosialisasikan

    access_time08-10-2026 remove_red_eye864 personAldi Geri Lumban Tobing