You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 61 Kasus DBD Ditemukan di Jaktim
photo Nurito - Beritajakarta.id

61 Kasus DBD Ditemukan di Jaktim

Sejak 1 hingga 20 Januari 2026, Suku Dinas Kesehatan (Sudin Kesehatan) mencatat angka Demam Bedarah Dengue (DBD) di Jakarta Timur mencapai 61 kasus.

"Segera lapor ke Puskesmas apabila ada anggota keluarga yang mengalami gejala DBD," 

Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy menuturkan, sejauh ini tidak ditemukan adanya angka kematian akibat kasus DBD tersebut. Usia penderita DBD ini berkisar antara 20–44 tahun atau usia produktif.

"Pada dasarnya semua golongan umur berisiko tertular DBD, mulai dari usia satu hingga 75 tahun lebih," katanya, Kamis (22/1).

Pasukan Oranye Palmeriam Bersihkan Saluran Air di Jalan Bunga Dalam 2

Menurutnya, penanganan penderita DBD dilakukan rawat inap di rumah sakit. Kemudian untuk tindak lanjut penanggulangan di lapangan dilakukan petugas Puskesmas dengan dilakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE).

"Ini untuk menentukan faktor risiko terjadinya penularan setempat," ujarnya.

Selain itu, lanjut Herwin, pihaknya juga melakuan fogging di sekitar lokasi ditemukannya kasus dengan hasil PE positif, melakukan PSN-3M dan larvasidasi.

"Segera melapor ke Puskesmas apabila ada anggota keluarga yang mengalami gejala DBD," tukas Herwin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7132 personDessy Suciati
  2. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4824 personAnita Karyati
  3. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2501 personDessy Suciati
  4. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye2055 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

    access_time29-10-2026 remove_red_eye1826 personFakhrizal Fakhri