You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penanganan Genangan di Kapuk Muara Terus Dimaksimalkan
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Penanganan Genangan di Kapuk Muara Terus Dimaksimalkan

Penanganan genangan di kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara terus dioptimalkan. Upaya ini dilakukan dengan memaksimalkan operasional Rumah Pompa Kapuk 1, 2, dan 3 serta pengaturan pintu air di wilayah tersebut.

"Tetap bersiaga untuk mengawasi kelancaran aliran air,"

Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Penjaringan, Pendi, menjelaskan, ketinggian air di Kapuk Muara saat ini masih fluktuatif. Hal tersebut sangat bergantung pada intensitas hujan dan kondisi pasang air laut (rob).

"Pada Kamis kemarin, genangan sempat surut hingga 10–15 sentimeter. Namun, hujan lebat pada dini hari tadi menyebabkan muka air kembali naik menjadi 30–50 sentimeter," ujar Pendi, Jumat (23/1).

Terdampak Genangan, Transjakarta Sesuaikan Sejumlah Rute

Pendi menegaskan, personel tetap bersiaga untuk mengawasi kelancaran aliran air di seluruh saluran. Monitoring berkala juga terus dilakukan terhadap rumah pompa serta level air pada titik-titik olakan yang rawan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Kami juga mengharapkan peran aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan agar sistem drainase dapat berfungsi maksimal," tambahnya.

Di sisi lain, Lurah Kapuk Muara, Fahrozi Hardi, menyampaikan, hingga Jumat siang masih terdapat dua RT di wilayah RW 01 yang tergenang. Meski demikian, kondisi di ruas jalan utama sudah berangsur surut.

Ia menambahkan, pihaknya rutin memantau wilayah untuk memastikan tali-tali air bebas dari sumbatan sampah dengan melibatkan puluhan personel PPSU.

"Wilayah ini memang rawan genangan, terutama saat hujan deras berbarengan dengan air pasang. Sebagai solusi jangka panjang, diperlukan peninggian jalan," jelasnya.

Selain penanganan teknis, Fahrozi memastikan bantuan dari Suku Dinas Sosial bagi warga terdampak sedang dalam proses. Saat ini, tercatat 91 jiwa mengungsi di Masjid Nurul Jannah, RT 06/02, Kapuk Muara.

Data pengungsi tersebut terdiri atas 35 perempuan dewasa, 31 laki-laki dewasa, 18 remaja dan 13 balita.

"Harapan kami semua genangan ini segera surut. Semoga tahun ini rencana peninggian jalan dapat terealisasi agar lingkungan warga tidak kembali tergenang di masa mendatang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6666 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye4120 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3443 personNurito
  4. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1823 personFolmer
  5. Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

    access_time23-02-2026 remove_red_eye1720 personTiyo Surya Sakti