You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cuaca ekstrem diperkirakan melanda Jakarta dalam beberapa waktu ke depan.
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Legislator Dorong Kesiapsiagaan Warga Hadapi Cuaca Ekstrem

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz mengapresiasi penerbitan Surat Edaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 9/SE/2026 tentang pelaksanaan pembelajaran akibat cuaca ekstrem di satuan pendidikan di lingkungan Provinsi DKI Jakarta.

"fokus menjaga dan mengawasi keluarganya,"

Ia pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda ibu kota dalam beberapa waktu ke depan.

Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

“Kami apresiasi adanya edaran terkait kondisi cuaca ekstrem ini, termasuk pemberian kesempatan kepada lembaga pendidikan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ), agar anak-anak kita tidak menjadi korban banjir,” ujarnya, Selasa (27/1).

Aziz meminta warga untuk membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada kepentingan mendesak selama potensi cuaca ekstrem masih berlangsung.

“Masyarakat sebaiknya tetap di rumah seperti mengikuti PJJ, sehingga bisa lebih fokus menjaga dan mengawasi keluarganya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Aziz mendorong Pemprov DKI untuk mengambil langkah-langkah khusus, tidak hanya dalam penanggulangan banjir, tetapi juga dalam mengantisipasi dampak sosial yang dirasakan masyarakat.

Menurut Aziz, Pemprov DKI perlu menyiapkan alokasi dana khusus untuk menangani dampak cuaca ekstrem, mengingat banjir kini berpotensi terjadi di wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak terdampak.

“Wilayah yang sudah terbiasa banjir biasanya lebih siap. Tapi bagi warga yang tidak biasa kebanjiran, kondisi ini tentu bisa menimbulkan tekanan dan stres,” katanya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menerbitkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda Jakarta pada 26 Januari hingga 1 Februari 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan untuk meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan genangan.

BPBD DKI menegaskan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi cuaca ekstrem. Warga diimbau menyiapkan perlengkapan darurat, memantau informasi tinggi muka air secara berkala, serta mengikuti perkembangan cuaca dari sumber resmi. Selain itu, layanan darurat call center Jakarta Siaga 112 disiagakan selama 24 jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye4405 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2243 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2216 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

    access_time05-03-2026 remove_red_eye1960 personNurito
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1040 personAnita Karyati