You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ismail
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Komisi C Bahas Evaluasi Kinerja Pemungutan Retribusi Daerah

Komisi C bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membahas capaian realisasi retribusi sepanjang 2025 sekaligus menetapkan target 2026.

"Rata-rata target tercapai,"

Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Ismail mengatakan, evaluasi dilakukan terhadap sejumlah OPD yang memiliki kewenangan dalam pemungutan retribusi. Secara umum, ia menilai, kinerja retribusi pada 2025 tergolong baik, bahkan beberapa OPD mampu mencatatkan realisasi yang melampaui target secara signifikan.

“Rata-rata target tercapai, bahkan ada yang capaiannya cukup fantastis. Di satu sisi tentu kita apresiasi, tetapi di sisi lain ini menjadi bahan pencermatan kami, apakah target yang ditetapkan sebelumnya sudah tepat atau justru terlalu rendah,” ujar Ismail, Rabu (28/1).

Komisi C Bahas Revitalisasi Pasar Bersama Pasar Jaya

Dikatakan Ismail, capaian yang berlipat ganda menunjukkan masih adanya potensi retribusi yang dapat dioptimalkan. Sebab itu, pihaknya mendorong agar penetapan target ke depan dapat ditingkatkan dengan perhitungan yang lebih akurat dan realistis.

Menurut Ismail, salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan pengelompokan atau klasterisasi OPD pemungut retribusi berdasarkan karakteristik masing-masing.

“Kita melihat ada OPD yang unggul dari sisi persentase, tetapi secara nominal tidak terlalu besar. Sebaliknya, ada yang persentasenya tidak terlalu tinggi, namun secara nominal cukup signifikan hingga ratusan miliar rupiah. Ini menunjukkan perbedaan karakteristik, sehingga pendekatan dan penanganannya juga harus disesuaikan,” jelasnya.

Ismail memaparkan, berdasarkan capaian persentase tertinggi, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) menempati peringkat pertama dengan realisasi 285 persen. Posisi berikutnya ditempati Dinas Kebudayaan (Disbud) sebesar 145,6 persen, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) 141 persen, serta Dinas Bina Marga.

Di sisi lain, jika dilihat dari sisi nominal, capaian retribusi terbesar diraih Dinas Kesehatan (Dinkes), disusul Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), DPRKP, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Komisi C DPRD DKI, lanjut Ismail, mengapresiasi OPD yang telah mencapai dan melampaui target retribusi. Namun, pihaknya juga memberikan catatan khusus bagi dinas yang realisasinya masih rendah agar mendapatkan pendampingan dan perlakuan khusus sesuai dengan karakteristiknya.

“OPD yang persentase capaiannya masih rendah perlu pendampingan khusus. Sementara OPD yang memiliki potensi besar juga harus dimaksimalkan agar dapat menutup capaian dari dinas-dinas lain yang belum optimal,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

    access_time19-03-2026 remove_red_eye1769 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1698 personTiyo Surya Sakti
  3. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1643 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1549 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

    access_time16-03-2026 remove_red_eye1317 personFolmer