You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Proses Perbaikan Turap Ciliwung yang Longsor
.
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pasukan Biru Tangani Turap Kali Ciliwung Longsor di Cililitan

Sebanyak delapan personel Pasukan Biru Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kramat Jati, Jakarta Timur memperbaiki turap Kali Ciliwung yang longsor di Jalan Ciliwung (Gang Asmawi) RT 09/06, Kelurahan Cililitan.

"Pekerjaan masih terus berlangsung"

Kepala Satpel SDA Kecamatan Kramat Jati, Mukhlis mengatakan, turap dengan tinggi kurang lebih empat meter terjadi longsor sepanjang sekitar lima meter.

"Penanganan darurat turap longsor ini telah dimulai sejak 26 Januari 2026 dengan memasang kayu bambu dan material puing yang dimasukkan ke dalam karung," ujarnya, Rabu (28/1).

Petugas Gabungan Tangani Turap Longsor di Srengseng Sawah

Mukhlis menjelaskan, upaya penanganan darurat segera dilakukan agar longsornya turap Kali Ciliwung tersebut tidak semakin meluas.

"Target pekerjaan rampung dalam waktu satu pekan ke depan. Saat ini pekerjaan masih terus berlangsung secara bertahap," terangnya

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Haryadi (41) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Satpel SDA Kecamatan Kramat Jati yang telah merespons cepat laporan masyarakat terkait turap longsor tersebut.

"Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan longsor akan merembet ke bagian lain dan bisa membahayakan warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1307 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1142 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye952 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye912 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye748 personFakhrizal Fakhri
close