You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260204 WA0088
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Rencana Perluasan MRT hingga Balaraja Disambut Baik

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh menyambut baik penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat dan para pengembang terkait studi potensi kontribusi pembangunan MRT Lintas Timur–Barat Fase 2 rute Kembangan–Balaraja.

"menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan,"

Nova menilai, rencana perluasan jaringan MRT tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas kawasan sekaligus menekan kemacetan di Jakarta.

“Saya kira ini sangat bagus. Panjang lintasannya sekitar 30 kilometer dengan rencana pembangunan 21 stasiun yang melibatkan pengembang. Artinya, ini akan memperkuat konektivitas menuju Jakarta dan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan,” ujarnya, Kamis (5/2).

MRT Jakarta Gandeng Pengembang Dorong Konektivitas Jakarta - Banten

Menurut Nova, pengembangan transportasi massal di Jakarta tidak dapat dipisahkan dari peran wilayah penyangga. Interkoneksi antardaerah, lanjut dia, menjadi kunci dalam mewujudkan sistem transportasi yang efisien dan terintegrasi.

“Jakarta membutuhkan wilayah tetangga. Saat ini, Transjakarta sudah terkoneksi dengan Bogor, Depok, dan sejumlah kawasan lainnya melalui enam rute. Kehadiran MRT ini nantinya akan memperkuat skema interkoneksi transportasi, sehingga akses masyarakat, khususnya pekerja dari Bogor dan Banten yang beraktivitas di Jakarta, semakin mudah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nova menyampaikan, potensi pengurangan kemacetan melalui pengembangan rute MRT hingga Balaraja masih dalam tahap kajian. Meski demikian, ia optimistis dampak positif akan terlihat seiring pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD).

Dengan konsep tersebut, Nova berharap, mobilitas masyarakat dari wilayah Banten maupun Jakarta dapat lebih tersebar dan tidak terpusat, sehingga kemacetan di ibu kota dapat ditekan secara bertahap.

“Ini masih tahap kesepahaman dan kajian. Namun, potensi bisnis serta pengembangan TOD ke depan sangat menjanjikan. Di kawasan TOD nantinya juga akan disiapkan fasilitas parkir, sehingga masyarakat dapat memarkir kendaraan di sekitar stasiun dan melanjutkan perjalanan menggunakan MRT ke Jakarta,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6428 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1486 personTiyo Surya Sakti
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1479 personDessy Suciati
  4. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1379 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditarget Beroperasi Agustus 2026

    access_time10-03-2026 remove_red_eye1052 personAldi Geri Lumban Tobing