Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menjalin kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan di sektor transportasi publik.
"ekosistem yang profesional dan transparan,"
Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama yang bertujuan menyelaraskan program pengembangan SDM dengan kebutuhan industri transportasi yang kian dinamis.
Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Afriyansah Noor; Sektetaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI Cris Kuntadi; Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Provinsi DKI Jakarta Syaripudin; Komisaris dan jajaran Direksi PT Transportasi Jakarta.
Transjakarta Komitmen Perluas Layanan dan Percepat Transisi Energi HijauKerja sama ini difokuskan pada optimalisasi pendayagunaan sumber daya, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta perluasan akses informasi pasar kerja bagi masyarakat luas. Melalui integrasi ini, Transjakarta berkomitmen menjadi pionir dalam menciptakan standar kualitas SDM transportasi yang unggul.
Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam menjawab tantangan industri transportasi yang terus berkembang pesat.
Ia menyampaikan, kolaborasi antara Transjakarta dan Kemnaker ini diharapkan dapat memperkuat kualitas SDM di sektor transportasi, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap peluang kerja.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap talenta memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dalam ekosistem yang profesional dan transparan,” ujar Mayangsari, di Halte Tosari, Kamis (30/4).
Mayangsari menyampaikan, Kesepahaman Bersama ini akan berlaku selama tiga tahun dan diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi penguatan ekosistem transportasi nasional.
Ia menambahkan, fokus utama dari tindak lanjut kerja sama ini adalah menciptakan layanan pasar kerja yang lebih efisien dan tepat sasaran.
“Ke depan, kami berharap kerja sama ini tidak hanya memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga mampu mendorong terciptanya tenaga kerja sektor transportasi yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global,” tandasnya.
Berikut Ruang Lingkup Sinergi Strategis:
Peningkatan Kapasitas: Program pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM agar memiliki daya saing tinggi.
Aksesibilitas Lowongan Kerja: Pemanfaatan platform Karirhub untuk penyebaran informasi lowongan kerja secara merata dan mudah diakses.
Optimalisasi Layanan Pasar Kerja: Fasilitasi berbagai kegiatan seperti seminar, workshop, hingga walk in interview guna mempercepat penyerapan tenaga kerja.
Publikasi Bersama: Penggunaan media komunikasi publik untuk edukasi dan penyebaran informasi ketenagakerjaan kepada pelanggan Transjakarta.