Pasukan Kuning Perbaiki 1.624 Titik Jalan Rusak di Jakut
Pasukan Kuning Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara sudah memperbaiki sebanyak 1.624 titik jalan rusak yang tersebar di enam kecamatan sepanjang Januari 2026. Perbaikan dilakukan untuk menjaga keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.
"Menjaga kualitas infrastruktur jalan"
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Darwin Ali mengatakan, tingkat kerusakan jalan yang ditangani bervariasi, mulai dari retak hingga berlubang. Kerusakan tersebut disebabkan oleh genangan air maupun kondisi jalan yang memang telah memerlukan perbaikan.
Pasukan Kuning Perbaiki Jalan Rusak di Penjaringan"Penanganan jalan rusak dilakukan secara cepat dan merata di seluruh wilayah Jakarta Utara. Tujuannya agar jalan tetap aman, nyaman, dan tidak membahayakan pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki," ujarnya, Kamis (5/2).
Ia merinci, di Kecamatan Cilincing tercatat sebanyak 226 titik jalan diperbaiki, Kecamatan Koja 184 titik, dan Kecamatan Kelapa Gading 644 titik.
"Untuk Kecamatan Tanjung Priok 190 titik, Kecamatan Pademangan 182 titik, serta Kecamatan Penjaringan sebanyak 198 titik," terangnya.
Menurutnya, tingkat kerusakan jalan di setiap titik bervariasi dengan ukuran antara 20 hingga 50 sentimeter.
"Perbaikan dilakukan menggunakan material hotmix maupun coldmix, dengan dukungan personel Pasukan Kuning dari tingkat kota hingga kecamatan," ungkapnya.
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, lanjut Darwin, tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat, tetapi juga dengan pemantauan rutin serta penanganan dini untuk menjaga kondisi jalan tetap optimal dan mendukung kelancaran aktivitas warga.
Darwin juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan kerusakan jalan melalui kanal pengaduan resmi agar dapat segera ditangani.
"Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan untuk keselamatan dan mobilitas warga Jakarta Utara," ucapnya.
Sementara itu, warga Kelurahan Ancol, Tita Amarta (27) mengapresiasi gerak cepat petugas dalam menangani kerusakan jalan yang terjadi setelah cuaca ekstrem dan banjir beberapa hari lalu.
"Pascagenangan, banyak jalan mengalami kerusakan. Namun, petugas langsung menindaklanjuti laporan warga sehingga kondisi jalan kini kembali aman dan nyaman dilalui," tandasnya.