You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260213 WA0047
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Jembatan Antar Kampung di Kebayoran Lama Diresmikan

Jembatan Antar Kampung (JAK) yang dibangun sebagai penghubung wilayah Kebayoran Lama Selatan dan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diresmikan.

"Jembatan ini sudah lama diimpikan warga,"

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengapresiasi semua pihak, baik itu warga, unsur teknis dan anggota dewan yang telah bersama-sama menyuarakan aspirasi, sehingga jembatan ini dapat teralisasi dengan baik.

"Jembatan ini sudah lama diimpikan warga. Mereka menantikan kapan pembangunan atau renovasinya dapat direalisasikan. Alhamdulillah, pada hari ini hal tersebut dapat terwujud," ujarnya, Jumat (13/2).

Sudin Bina Marga Jaksel Realisasikan 10 Jembatan Antar Kampung

Anwar berpesan, kepada warga agar menjaga jembatan yang dibangun menggunakan dana APBD ini. Karena jembatan ini diyakini bermanfaat sangat besar bagi mereka. 

"Jika pemerintah sudah memberikan fasilitas yang baik, tolong dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan sampai dalam waktu singkat kondisi jembatan menjadi tidak terawat," katanya.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal menjelaskan, pembangunan jembatan dengan bentangan 20 meter dan lebar 1,8 meter ini merupakan hasil dari usulan warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Proses pembangunannya sendiri memakan waktu sekitar tiga bulan, namun proses administrasi dan penganggarannya memerlukan waktu satu tahun," ucapnya.

Rifki menuturkan, jembatan yang mengusung konsep ornamen khas Betawi ini, pembangunannya juga menyesuaikan konstruksi jembatan dengan kontur lahan serta bentuk aliran kali di lokasi tersebut. 

Di mana, lanjut Rifki, untuk faktor keamanan, jembatan ini memiliki kapasitas beban aman hingga 40 orang dalam waktu yang bersamaan. Kemudian, terkait pencahayaan, digunakan lampu tembak yang telah dipasang di dua titik.

"Kami memilih untuk tidak memasang lampu langsung di badan jembatan guna menghindari adanya tarikan kabel yang berisiko mencelakakan warga. Dengan penggunaan lampu tembak, aspek estetika dan keamanan tetap terjaga," bebernya.

Ia mengimbau, warga di kedua wilayah tersebut agar bersama-sama menjaga serta memelihara jembatan ini supaya tetap awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang. 

"Kami dari pihak pemerintah juga akan tetap melakukan pemeliharaan secara rutin terhadap fasilitas ini," jelasnya.

Ketua RW 10 Kebayoran Lama Selatan, Waldi Abas mengaku senang karena jembatan yang diidam-idamkan warga akhirnya terealisasi. 

Sebelumnya, tambah Waldi, jembatan penghubung ini berstruktur bambu yang diikat tali, sehingga sangat membahayakan bagi warga.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah merealisasikan jembatan ini. Kami dari kedua wilayah sudah komitmen akan menjaga ini dengan baik," tandasnya.

Perlu diketahui, JAK ini dinamakan Jembatan JIUNG, karena menjadi penghubung antara Jalan Jati Indah dan Jalan Perhubungan (JIUNG).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye2579 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Gabungan di Matraman Razia Miras Jelang Ramadan

    access_time14-02-2026 remove_red_eye1504 personNurito
  4. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye1454 personNurito
  5. Festival Bandeng Rawa Belong Diminati Wisatawan

    access_time15-02-2026 remove_red_eye1253 personBudhi Firmansyah Surapati