Dinas Bina Marga Bersihkan dan Tambal Jalan Berlubang Koridor 13 Transjakarta
Jajaran Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Transjakarta menggelar kerja bakti sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga infrastruktur kota tetap prima dan berfungsi optimal bagi masyarakat.
"menjaga kebersihan jalur,"
Kerja bakti tersebut dilakukan di atas jalan layang khusus bus Transjakarta Koridor 13 sepanjang 9,4 kilometer, dimulai dari Halte Rawa Barat hingga Halte JORR.
Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur, mulai dari Dinas dan Suku Dinas Bina Marga lima Kota Administrasi, hingga Unit Peralatan Perbekalan, UP4BM, UP Tanah serta Pusdatin Bina Marga.
Dinas Bina Marga Pasang Imbauan di Lokasi Titik RawanKepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny mengatakan, langkah baik ini merupakan agenda lanjutan kerja bakti #JagaJakartaBersih yang sebelumnya digelar pada Minggu (8/2) lalu, sesuai arahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung.
Ia menyampaikan, seluruh insan Bina Marga bahu-membahu membersihkan area koridor, memastikan tidak ada sampah maupun material yang berpotensi mengganggu fungsi jalan dan saluran air.
“Fokus utama kegiatan ini adalah menjaga kebersihan jalur serta memastikan tali-tali air dan mulut air berada dalam kondisi ideal dan bebas sumbatan,” ujarnya, Selasa (17/2).
Wenny menjelaskan, saluran yang bersih dan lancar menjadi kunci untuk mencegah terjadinya genangan air, terutama saat hujan deras melanda.
Ia menilai, genangan air berpotensi merusak konstruksi jalan serta mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna transportasi umum, khususnya layanan Transjakarta.
Selain pembersihan saluran, Dinas Bina Marga DKI Jakarta juga melakukan penambalan pada titik-titik jalan yang berlubang. Ia menambahkan, langkah cepat ini penting untuk mencegah kerusakan meluas sekaligus menjaga keamanan bus yang melintas di Koridor 13.
“Dinas Bina Marga DKI Jakarta optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.