You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkab Reboisasi Lahan Bekas Terbakar
photo Suparni - Beritajakarta.id

Lahan yang Terbakar di Pulau Payung Direboisasi

Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, melakukan penghijauan kembali atau reboisasi di bekas lokasi lahan yang terbakar di Pulau Payung, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Jenis tanaman produktif dipilih agar bisa bermanfaat bagi warga sekitar.

Ini tak hanya sekedar melakukan penghijauan tetapi diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat penghuni Pulau Payung

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Anwar mengatakan, penanaman pohon yang dilakukan bersama Sudin Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu untuk reboisasi lahan yang terbakar pekan lalu.

"Ini tak hanya sekadar melakukan penghijauan tetapi diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat penghuni Pulau Payung," ujar Anwar, di sela-sela penanaman pohon, Rabu (2/9).

Lahan Kosong di Pulau Payung Terbakar

Menurut Anwar, dalam reboisasi kali ini dipilih tanaman produktif buah-buahan, agar dapat dipetik hasilnya oleh masyarakat.

"Ada yang khas dari Pulau Seribu, serta tanaman buah-buahan yang dapat dimanfaatkan oleh warga," tuturnya.

Sebanyak 110 pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Beberapa jenis tanaman produktif antara lain adalah bibit pohon sukun, jambu jamaika, mangga, sawo durian, jeruk nipis, cempedak, dan pohon buni.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23612 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1839 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1178 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1117 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye909 personFakhrizal Fakhri