You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pramono dodol betawi jagakarsa
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Lestarikan Makanan Khas Betawi, Pramono Tinjau Produksi Dodol di Jagakarsa

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengunjungi pusat produksi Dodol Betawi Nyak Mai di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (6/3).

"kita lakukan packaging yang lebih menarik,"

Sebagai bentuk dukungan melestarikan makanan khas Betawi, Pramono mengaku akan menjadikan dodol Betawi sebagai hidangan dalam acara-acara di Balai Kota Jakarta.

Dalam kunjungannya, Gubernur didampingi Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Pramono Ajak Kaum Betawi Bersatu Jaga Jakarta

Setibanya di lokasi, Pramono tidak hanya meninjau, tetapi juga ikut mencoba langsung proses mengaduk dodol di sebuah wajan besar. Ia menyebut, dodol Betawi memiliki filosofi tersendiri yakni menonjolkan sifat gotong royong.

"Barusan saya diundang dan sekaligus mengaduk dodol dan rupanya tidak ringan. Tapi saya terkesan sekali karena ini, dodol ini kan bagi warga Betawi sebenarnya bagian dari konsep gotong royong," ujar Pramono.

Proses pembuatan dodol membutuhkan waktu 8 hingga 10 jam. Pramono pun mengaku sebelumnya pernah mencicipi dodol Betawi Nyak Mai ini yang disebutnya memiliki rasa yang nikmat dengan tekstur yang kenyal.

Pemilik dodol Nyak Mai saat ini merupakan generasi kedua. Gubernur berpesan agar kualitas Dodol Nyak Mai yang memiliki kekhasan tersendiri itu harus dipertahankan.

"Harapannya adalah dilakukan modernisasi tapi tidak menghilangkan tradisional yang ada di tempat ini," kata Pramono.

Gubernur pun menyanggupi untuk memfasilitasi modernisasi alat pengolahan dodol Betawi tersebut. Ia berharap, warisan kuliner tradisional Betawi ini terus terjaga kualitasnya dan semakin menarik kemasannya.

"Saya merasa bahwa inilah kuliner tradisional yang harusnya kita perbaiki, kita lakukan packaging yang lebih menarik sehingga bisa siapapun orang yang berkunjung di Jakarta kemudian mereka mencoba dodol Nyak Mai ini," jelasnya.

Kunjungan Gubernur ke Jagakarsa ini merupakan upaya pemerintah dalam memberdayakan UMKM berbasis kearifan lokal. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, Pramono menegaskan bahwa budaya Betawi kini menjadi fondasi budaya utama di Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

    access_time05-03-2026 remove_red_eye1980 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

    access_time05-03-2026 remove_red_eye1761 personNurito
  3. Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

    access_time02-03-2026 remove_red_eye1510 personDessy Suciati
  4. Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

    access_time05-03-2026 remove_red_eye1287 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pram Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman

    access_time01-03-2026 remove_red_eye821 personBudhi Firmansyah Surapati