You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kpkp jakut pengawasan pangan anita3
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pengawasan Pangan di Jakut Diintensifkan Jelang Lebaran

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara melakukan pengawasan pangan segar hasil pertanian dan peternakan di sejumlah pasar tradisional serta pasar swalayan. 

"Memastikan kualitas pangan tetap baik"

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit mengatakan, pengawasan tersebut merupakan program rutin untuk memastikan pangan yang beredar di masyarakat aman, sehat, dan layak dikonsumsi. 

Pemkot Jakbar Lakukan Pengawasan Takjil di Jalan Panjang

Menurutnya, upaya ini juga menjadi bagian dari pengawasan intensif selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 2026.

"Kami ingin memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dengan memastikan kualitas pangan tetap baik. Kemudian, stabilitas harga serta ketersediaan pasokan bahan pangan di pasar tradisional maupun swalayan juga terjaga," ujarnya, Jumat (6/3).

Novy menjelaskan, pengawasan dilakukan di lima lokasi di wilayah Jakarta Utara, yakni Pasar Mandiri Kelapa Gading, Pasar Hibrida Kelapa Gading, Pasar Kalibaru Cilincing, Superindo Sport Mall Kelapa Gading, serta Daily Food Hall Mall of Indonesia (MOI) Kelapa Gading.

"Kegiatan ini masih terus berlanjut. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih produk pangan dan memastikan bahan yang dibeli dalam kondisi baik," terangnya.

Kepala Seksi Pertanian dan Ketahanan Pangan Sudin KPKP Jakarta Utara, Gusti Arvianty menambahkan, pengawasan difokuskan pada sejumlah komoditas pangan segar yang banyak dikonsumsi masyarakat.

Komoditas tersebut meliputi produk peternakan seperti daging ayam, daging sapi, ati ampela, dan kikil. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan terhadap produk pertanian seperti beras, berbagai jenis cabai, sayur-mayur, serta buah-buahan, di antaranya apel dan anggur.

"Seluruh sampel pangan yang diambil langsung diuji di lokasi menggunakan dua mobil laboratorium keliling milik Dinas KPKP DKI Jakarta sehingga hasilnya dapat diketahui dengan cepat," ucapnya.

Gusti merinci, di Pasar Mandiri Kelapa Gading petugas menguji 13 sampel yang terdiri atas sembilan produk pertanian dan empat produk peternakan. Selanjutnya, di Pasar Hibrida Kelapa Gading dilakukan pengujian terhadap 11 sampel yang meliputi delapan produk pertanian dan tiga produk peternakan.

Untuk Pasar Kalibaru Cilincing, petugas memeriksa tujuh produk pertanian dan tiga produk peternakan. Sementara di Superindo Sport Mall Kelapa Gading petugas menguji sembilan produk pertanian dan tiga produk peternakan, serta di Daily Food Hall MOI Kelapa Gading petugas memeriksa sembilan produk pertanian dan dua produk peternakan.

"Secara keseluruhan terdapat 57 sampel pangan yang diuji, terdiri atas 42 sampel produk pertanian dan 15 sampel produk peternakan. Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel negatif dari kandungan bahan berbahaya sehingga dinyatakan aman untuk dikonsumsi," bebernya.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Mandiri Kelapa Gading, Komariah (45) mengapresiasi kegiatan pengawasan yang dilakukan karena lebih memberikan rasa aman bagi pedagang maupun pembeli.

"Kualitas pangan yang dijual dapat dipastikan keamanannya," imbuhnya.

Ia menuturkan, hingga hari ini harga sejumlah komoditas pangan masih relatif stabil meskipun terdapat kenaikan pada beberapa jenis bahan pangan.

"Kegiatannya sangat positif. Alhamdulillah semua produk aman, dan sejauh ini tidak ada kenaikan harga yang terlalu signifikan. Hanya beberapa komoditas seperti cabai yang masih berada di atas Rp 100 ribu per kilogram," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye4635 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2284 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2228 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

    access_time05-03-2026 remove_red_eye1966 personNurito
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1051 personAnita Karyati