You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260311 WA0029 (1)
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah Bersihkan Pasar Kramat Jati

Kolaborasi pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan ratusan personel untuk membersihkan kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Semakin banyak orang datang"

Aksi bersih-bersih diikuti langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso; Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq; Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri; serta Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.

Kerja Bakti di TPS Kencana Bersihkan 286 Meter Kubik Sampah

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut karena kebersihan pasar menjadi faktor penting untuk meningkatkan kenyamanan pedagang maupun pengunjung.

"Kalau pasarnya bersih dan sehat maka semakin banyak orang datang untuk berbelanja," ujarnya, Rabu (11/3).

Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Bersih Pasar yang menyasar pasar rakyat sebagai ruang sosial dan budaya masyarakat.

"Bersihnya pasar rakyat seharusnya mencerminkan bersihnya budaya di masyarakatnya," terangnya.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah di pasar harus menjadi tanggung jawab bersama. Saat ini, setiap pasar rakyat diminta untuk menyelesaikan pengelolaan sampahnya sendiri. Hal ini penting mengingat volume sampah dari pasar tradisional di Jakarta setiap harinya mencapai lebih dari 1.000 ton.

"Kunci utama pengelolaan sampah adalah pemilahan dari sumbernya, yakni rumah tangga. Sehebat apa pun teknologi yang digunakan, pengelolaan sampah tetap harus dimulai dari pemilahan. Tanpa pemilahan, biaya pengelolaannya akan sangat tinggi," ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menyampaikan, program pemilahan sampah berbasis rumah tangga sebenarnya sudah mulai diterapkan masyarakat di wilayah kerjanya.

"Kita sudah masif menyosialisasikan instruksi pemilahan sampah dari rumah ke rumah," imbuhnya.

Ia menuturkan, di lima kecamatan yakni, Kecamatan Cipayung, Ciracas, Kramat Jati, Pasar Rebo, dan Makasar, program pemilahan sampah telah berjalan dengan sistem terpusat. 

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3257 personNurito
  2. MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1972 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1548 personAnita Karyati
  4. Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1330 personDessy Suciati
  5. Camat Jatinegara Ingin Dua Kelurahan Ini Segera Realisasikan Gerai KKMP

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1326 personNurito