You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Menteri Perdagangan RI Budi Santoso pasar kramatjati otoy
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Stok Pangan di Jakarta Dipastikan Aman dan Harganya Relatif Stabil

Pemerintah memastikan pasokan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Jakarta masih dalam kondisi aman dan tidak ada lonjakan harga. 

"Pemantauan dilakukan di sekitar 550 pasar tradisional"

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso mengatakan, hari ini dirinya melakukan peninjauan langsung di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur untuk memastikan stok mencukupi dan harga komoditas pangan terkendali.

Tinjau Pasar Induk Kramat Jati, Pramono Pastikan Stok Pangan Aman

'Alhamdulillah, harga kebutuhan pokok terkendali, pasokan aman, dan harga juga stabil," ujarnya, Rabu (11/3).

Budi menjelaskan, pemantauan harga kebutuhan pokok dilakukan melalui dua metode, yakni secara langsung di pasar dan secara daring melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). 

Menurutnya, aplikasi berbasis web milik Kementerian Perdagangan RI tersebut digunakan untuk memantau, mengumpulkan, dan melaporkan harga serta stok bahan pokok setiap hari di seluruh Indonesia.

"Saat ini pemantauan dilakukan di sekitar 550 pasar tradisional yang tersebar di 514 kabupaten dan kota di Indonesia," terangnya.

Ia mencontohkan, harga ayam potong saat ini berkisar Rp 40 ribu per ekor. Sementara harga daging sapi berada di kisaran Rpb130 ribu hingga Rp 150 ribu per kilogram dengan harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan Rp140 ribu per kilogram.

"Kami akan terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok. Jika terjadi lonjakan harga, akan segera dikoordinasikan dengan Satgas Pangan, unit terkait, serta para pemasok," ungkapnya.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto memastikan, ketersediaan pangan di wilayah kerjanya masih aman.

Ia menuturkan, sudah berkolaborasi dengan BUMD di klaster pangan, termasuk Perumda Dharma Jaya untuk menjamin ketersediaan daging menjelang Lebaran.

"InsyaAllah stok daging aman. Mutu dan harga juga sudah kami cek agar tidak melampaui harga eceran tertinggi yang ditentukan," bebernya.

Ia menyampaikan, terdapat kenaikan harga daging, namun masih dalam batas normal karena meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

"Kami juga rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan di pasar modern maupun pasar tradisional untuk mencegah peredaran produk yang mengandung zat kimia berbahaya maupun kedaluwarsa," imbuhnya.

Sementara itu, pedagang ayam di Pasar Kramat Jati, Iwan (42) mengakui adanya kenaikan harga ayam menjelang Lebaran. Saat ini harga ayam yang dijualnya mencapai Rp 50 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp 45 ribu per kilogram.

"Penjualan ramai, namun kenaikannya belum signifikan. Biasanya permintaan pasar akan sangat tinggi sekitar seminggu menjelang Lebaran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12996 personDessy Suciati
  2. Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

    access_time14-08-2026 remove_red_eye3610 personNurito
  3. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1654 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1600 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1535 personFakhrizal Fakhri