Ratusan Petugas Gabungan Bersihkan 10 Meter Kubik Sampah di Pesisir Kalibaru
Sebanyak 600 petugas gabungan menggelar aksi bersih lingkungan atau kurve di Lapangan Belah Kapal, Jalan Kalibaru Timur, RW 14, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Hasilnya, sebanyak 10 meter kubik sampah tuntas dibersihkan.
"Menggugah kesadaran masyarakat"
Pelaksanan kerja bakti tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bersama Kementerian Lingkungan Hidup RI dalam rangka mendukung program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Aksi Bersih Massal dan PSN Dilakukan di Pulau Untung JawaAksi bersih kali ini menyasar kawasan pesisir yang selama ini kerap menghadapi persoalan limbah kulit kerang dari aktivitas pengupasan kerang oleh masyarakat setempat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengelolaan sampah sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat, pemerintah, dan komunitas.
Menurutnya, pemilihan lokasi di kawasan pesisir Kalibaru memiliki tujuan khusus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama nelayan dan pengrajin kupas kerang, agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
"Aksi bersih ini dilakukan di kawasan pesisir Kalibaru sebagai upaya menggugah kesadaran masyarakat, khususnya para nelayan dan pengrajin kupas kerang, agar lebih peduli menjaga kebersihan lingkungan," ujarnya, Kamis (12/3).
Wawan menjelaskan, Pemkot Jakarta Utara sebelumnya telah menginstruksikan pihak kelurahan bersama para pengrajin agar tidak lagi membuang kulit kerang sembarangan karena dapat menimbulkan penumpukan limbah yang berdampak pada lingkungan.
Ia berharap, para pengrajin dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk mencari solusi penanganan limbah tersebut, termasuk membuka peluang pemanfaatan kulit kerang dengan melibatkan pihak swasta sehingga memiliki nilai ekonomi.
"Kami ingin ada kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta agar limbah kulit kerang dapat dimanfaatkan secara produktif. Sehingga, persoalan lingkungan dapat teratasi sekaligus memberikan nilai ekonomi," ungkapnya.
Staf Ahli Menteri Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Kementerian Lingkungan Hidup RI, Noer Adi Wardojo menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penguatan budaya hidup bersih, sehat, dan tertib lingkungan.
Ia mengapresiasi langkah Pemkot Jakarta Utara yang dinilai aktif bergerak dalam pengelolaan sampah, khususnya di kawasan pesisir.
"Upaya ini menjadi contoh baik karena dimulai dari wilayah pesisir Jakarta Utara. Kegiatan kurve seperti ini diharapkan terus berlanjut sehingga mampu mewujudkan Indonesia yang ASRI," terangnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edy Mulyanto menuturkan, pelaksanan kerja bakti merupakan agenda rutin yang melibatkan sekitar 600 personel gabungan dari berbagai unsur Suku Dinas Lingkungan Hidup, Perhubungan, Pertamanan dan Hutan Kota, Sumber Daya Air, Bina Marga, Satpol PP, PPSU, serta dukungan personel TNI dan Polri.
"Kami berhasil mengumpulkan kurang lebih 10 meter kubik sampah dari kawasan pesisir dan lingkungan sekitar," bebernya.
Ia menginginkan, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
"Kami berharap masyarakat dapat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah. Melalui kerja sama semua pihak, lingkungan yang bersih dan sehat di Jakarta Utara dapat terus terjaga," tandasnya.