You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260330 WA0058
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Sudin Dukcapil Jakut Data Pendatang Baru di Cilincing

Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara menggelar kegiatan Bina Kependudukan di Rusun Pelindo, RW 10, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing. Kegiatan ini bertujuan mendata pendatang baru sekaligus memberikan layanan administrasi kependudukan (Adminduk).

"Segera mengurus Adminduk"

Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara, Asep Mulyaman mengatakan, layanan jemput bola tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan urbanisasi pasca-Idulfitri serta memastikan setiap pendatang memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.

Penyintas Kebakaran Tangki Antusias Manfaatkan Layanan Jemput Bola Adminduk

"Pendatang baru kami data dan diarahkan untuk segera mengurus Adminduk, baik sebagai penduduk permanen maupun nonpermanen," ujarnya, Senin (30/3).

Ia meminta kepada pendatang baru agar melapor dan berkoordinasi dengan pengurus wilayah setempat, seperti RT dan RW. Sehingga, keberadaannya dapat tercatat dengan baik serta memiliki penjamin lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Asep merinci, tercatat perekaman KTP elektronik (KTP-el) sebanyak 12 orang, Identitas Kependudukan Digital (IKD) 31 orang, Kartu Keluarga (KK) 54 dokumen, akta kelahiran 44 dokumen, serta pencetakan KTP-el sebanyak 41 dokumen.

"Selain itu, petugas juga mendata lima pendatang baru di lingkungan ini," terangnya.

Asep menambahkan, kegiatan Bina Kependudukan akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan di Jakarta Utara hingga akhir April 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan tertib Adminduk.

"Setelah Cilincing, kegiatan ini akan dilanjutkan di Kecamatan Koja pada 6 April dan Kecamatan Pademangan pada 20 April, serta di tiga kecamatan lainnya hingga akhir April 2026," bebernya.

Sementara itu, Ketua RW 10, Kelurahan Cilincing, Fathurrozi menyambut baik kegiatan tersebut karena dapat meningkatkan tertib Adminduk di lingkungan warga.

Ia mengingatkan agar setiap pendatang baru memiliki kejelasan tujuan, termasuk pekerjaan, mengingat mayoritas warga setempat bekerja sebagai tenaga bongkar muat dengan sistem penghasilan mingguan.

"Program ini sangat membantu, terutama dalam mendata pendatang baru dan memastikan mereka memiliki dokumen lengkap. Hal ini juga penting untuk berbagai keperluan, seperti bantuan sosial dan layanan pendidikan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye8025 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6831 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1798 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1568 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1490 personFakhrizal Fakhri