KPKP DKI Monitoring Kesehatan Lingkungan Pokdakan Kepulauan Seribu
Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, melakukan monitoring kesehatan lingkungan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Pulau Lancang, Pulau Tidung, Pulau Kelapa dan Pulau Panggang.
"Mendeteksi perubahan kualitas lingkungan perairan secara dini,”
Monitoring melibatkan tim dari Pusat Produksi, Inspeksi, dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) bersama jajaran bidang perikanan serta Sudin KPKP Kepulauan Seribu.
Menurut Kepala Seksi Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Gamma Eka Anantha, kegiatan ini merupakan langkah krusial dalam menjaga keberlanjutan budidaya ikan laut di empat pulau tersebut.
Pembudidaya Ikan di Pulau Kelapa Dibantu 24 Ribu Benih Kerapu Cantang“Monitoring ini bukan sekadar rutinitas pengambilan sampel. Melainkan bagian dari strategi menyeluruh untuk mendeteksi perubahan kualitas lingkungan perairan secara dini,” ujarnya.
Dijelaskan Gamma, kondisi lingkungan perairan yang sehat menjadi faktor utama dalam menunjang produktivitas dan kualitas hasil budidaya ikan. Oleh karena itu, pengawasan secara berkala perlu terus dilakukan agar potensi gangguan dapat segera diantisipasi.
"Diharapkan para pembudidaya ikan di Kepulauan Seribu semakin sadar akan pentingnya menjaga kualitas lingkungan perairan, sehingga sektor perikanan budidaya dapat terus berkembang secara berkelanjutan," tegasnya.
Salah satu anggota Pokdakan Pulau Panggang, Achmad (48), menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai monitoring ini sangat membantu para pembudidaya dalam menjaga kualitas usaha mereka.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pengecekan ini, karena bisa mengetahui kondisi air dan lingkungan budidaya secara langsung. Harapannya, hasil budidaya kami tetap baik dan berkelanjutan,” tandasnya.