Melihat Teatrikal Perjalanan Yesus di Gereja Santo Robertus Bellarminus
Sebanyak 57 umat muda Katolik menggelar aksi teatrikal Tablo perjalanan sengsara Yesus Kristus di Gereja Santo Robertus Bellarminus. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Paskah 2026.
"Teatrikal sengsara Yesus"
Pertunjukan berdurasi sekitar 2,5 jam tersebut berlangsung khidmat dan penuh emosi. Para pemeran menampilkan rangkaian peristiwa penting dalam kisah sengsara Yesus Kristus, mulai dari penangkapan, proses pengadilan, pembebasan Barabas, pemahkotaan duri, hingga perjalanan memanggul salib menuju Golgota.
Pram-Rano Hadiri Perayaan Hari Paskah Provinsi DKI Jakarta 2025Suasana haru menyelimuti gereja selama pertunjukan berlangsung. Sejumlah jemaat tampak meneteskan air mata, terutama saat adegan penyaliban dan momen Bunda Maria memangku jenazah Yesus.
Romo Paroki, Paulus Andri Astanto mengatakan, kegiatan ini tidak sekadar pertunjukan seni, melainkan sarana refleksi iman bagi umat.
"Teatrikal sengsara Yesus menjadi pengingat akan kasih Allah Bapa yang begitu besar kepada manusia melalui pengorbanan Putra-Nya," ujarnya, Jumat (3/4).
Romo Paulus menjelaskan, visualisasi Jalan Salib ini merupakan hasil kolaborasi antara panitia Paskah dan Orang Muda Katolik (OMK). Kegiatan tersebut bertujuan membantu umat mempersiapkan batin menjelang Jumat Agung melalui perenungan atas kisah penderitaan Yesus Kristus.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada para pemuda yang telah menampilkan pertunjukan dengan penuh penghayatan," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang jemaat, Neri Iman menambahkan, teatrikal perjalanan sengsara Yesus ini merupakan bagian dari rangkaian ibadah Jumat Agung yang rutin diselenggarakan setiap tahun di Paroki Cililitan.
Ia mengaku sangat tersentuh dengan penampilan para pemeran. Tablo tersebut dapat membantu umat memahami makna pengorbanan, kasih, dan pengampunan dalam kehidupan sehari-hari.
"Penghayatan para pemeran sangat menyentuh dan membuat kami lebih merenungkan arti pengorbanan," tandasnya.