You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260404 122821
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Hadiri Halalbihalal Muhammadiyah DKI, Pramono Ajak Perkuat Silaturahmi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pesan terkait pentingnya perdamaian dunia saat menghadiri acara halal bihalal dan silaturahmi Idulfitri 1447 H Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta di Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (4/4).

"silaturahmi dan saling memaafkan,"

Di hadapan keluarga besar Muhammadiyah, Pramono menyoroti konflik global dan ketegangan antarnegara yang masih terjadi hingga saat ini. Ia menyampaikan bahwa dalam sebuah peperangan, tidak ada pihak mana pun yang akan diuntungkan.

Menurutnya, jika nilai-nilai Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Basyariyah dijalankan secara universal, maka perselisihan antarnegara bisa dihindari.

Waspadai Dampak Perang, Pramono Ajak Semua Pihak Perkuat Gotong Royong

"Saya yakin mereka pasti harusnya kalau ajaran ini benar-benar diterapkan harusnya mudah-mudahan perang ini tidak terlalu lama karena dampaknya terlalu panjang dan tidak ada daerah mana pun yang diuntungkan dari perang ini," ujar Pramono.

Karena itu, Pramono berharap semangat silaturahmi yang menjadi akar tradisi di Indonesia bisa menjadi refleksi bagi dunia dalam menyelesaikan konflik. Baginya, rasa persaudaraan harus menjadi pemersatu yang menguatkan umat manusia, bukan justru saling bersitegang.

"Pandangan Muhammadiyah adalah memandang halalbihalal ini sebagai tradisi khas Indonesia yang sangat positif dan perlu dilestarikan karena mengandung dua hal, silaturahmi dan saling memaafkan," kata dia.

Lebih lanjut, Gubernur kemudian memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah sebagai organisasi pelopor tradisi halalbihalal di Indonesia sejak 1924.

Pada kesempatan ini, Pramono pun menegaskan komitmennya untuk menjadikan Jakarta sebagai rumah bagi semua kelompok dan golongan tanpa terkecuali. Karena itu, ia berharap kerukunan dapat tercipta di Jakarta melalui semangat saling memaafkan dan keterbukaan.

"Jakarta ini harus menjadi rumah bagi semua kelompok, golongan, agama atau apa pun dan harus diperlakukan secara terbuka dan adil," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye42235 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3964 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1769 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1609 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1351 personDessy Suciati