You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260407 WA0110
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Wali Kota Jaktim Tinjau Program Intensive UTBK Gratis di Pulo Gadung

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, meninjau langsung pelaksanaan program Intensive Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diinisiasi Naiju. Kegiatan try out gratis bagi pelajar penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) berlangsung di Kantor Naiju, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

"Dapat diterima di perguruan tinggi negeri"

Program intensif tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi pelajar dari keluarga kurang mampu. 

Munjirin Minta OPD Pastikan Penyelesaian Valid Laporan di JAKI

Munjirin mengatakan, sebanyak 30 peserta didik kelas XII mengikuti program ini setelah sebelumnya menjalani lima kali try out yang digelar bersama pihak Naiju.

"Program ini merupakan lanjutan dari try out yang telah kita laksanakan bersama. Kami berharap seluruh peserta dapat diterima di perguruan tinggi negeri," ujarnya, Selasa (7/4).

Munjirin menjelaskan, dari hasil try out sebelumnya, sebanyak 15 pelajar penerima KJP sudah memperoleh kesempatan masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur undangan. 

"Untuk jumlah peserta program intensif yang semula direncanakan 20 orang ditingkatkan menjadi 30 pelajar karena tingginya antusiasme peserta didik, sekolah, dan orang tua," terangnya.

Menurutnya, program Intensive UTBK Naiju dijadwalkan berlangsung selama 20 hari. Selama periode tersebut, peserta mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari penguatan materi hingga bimbingan proses pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

"Harapan kami program ini bisa berlanjut setiap tahun, bahkan dapat menjadi kebijakan di tingkat provinsi," ungkapnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial, Taufik Rendusara memaparkan, keberhasilan masuk perguruan tinggi negeri tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga proses pembinaan yang konsisten.

"Masuk perguruan tinggi negeri bukan semata karena pintar, tetapi karena kemampuan yang terus diasah melalui proses pembinaan yang tepat," ucapnya.

Ia menambahkan, seluruh peserta mengikuti program ini secara gratis, termasuk fasilitas makan, transportasi, hingga biaya pendaftaran bagi pelajar yang dinyatakan lulus seleksi.

Kegiatan pembelajaran berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Bahkan, durasi belajar diperpanjang atas permintaan peserta yang ingin mendapatkan waktu belajar lebih maksimal.

"Melalui upaya ini kami optimistis seluruh peserta memiliki peluang besar untuk lolos ke perguruan tinggi negeri," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1790 personDessy Suciati
  2. Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1636 personTiyo Surya Sakti
  3. Pramono Dorong Target Net Zero Emission

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1367 personDessy Suciati
  4. SMKN 46 Jakarta Adakan Job dan Edu Fair 2026

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1080 personNurito
  5. Komisi A Tekankan Perencanaan APBD Disusun Akurat

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1025 personFakhrizal Fakhri