You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perkuat Sistem Pengendali Banjir, Pramono Tinjau Sistem Tata Air Pompa Ancol
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Pramono Tinjau Sistem Tata Air Pompa Ancol

"Itu akan menjadi bermanfaat untuk mengatasi persoalan banjir,"

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau kegiatan pembangunan Sistem Tata Air Pompa Ancol dan kelengkapannya di gedung pompa Ancol, Jakarta Utara, pada Selasa (7/4). Pembangunan rumah pompa ini merupakan bagian dari JakTirta Project, yaitu pembangunan Sistem Tata Air di Jakarta Tahun 2025-2027.

Pemprov Bakal Bangun Rumah Pompa di Embung Cempaka

Pramono menjelaskan di sistem tata air pompa Ancol terdapat dua pompa, di mana satu pompa dikelola oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan satu pompa lainnya dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

 

Saat ini, rumah pompa milik Pemprov DKI memiliki kapasitas sebesar 15 ribu liter per detik dan akan ditingkatkan dengan total kapasitas menjadi 40 ribu liter per detik.

Dengan penambahan rumah pompa, maka luas wilayah tangkapan pengendali banjir di sekitar kawasan ini akan mencapai sekitar dua ribu hektare serta mempercepat pengaliran debit banjir menuju laut.

"Sehingga secara signifikan itu akan menjadi bermanfaat untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini terjadi di daerah Ancol dan sekitarnya," ujarnya.

Selama musim kemarau mulai pertengahan April hingga September mendatang, Gubernur pun menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) agar melakukan perawatan terhadap seluruh pompa yang ada agar dapat beroperasi optimal saat musim hujan mendatang.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga akan melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut sebagai salah satu upaya untuk mengendalikan banjir di Jakarta.

"Mudah-mudahan ini menjadi basic dasar untuk melakukan pembenahan persiapan menghadapi banjir di Jakarta," kata dia.

Sekadar informasi, wilayah Ancol, Pademangan Barat, dan Pademangan Timur di Jakarta Utara merupakan area rawan genangan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Secara teknis, aliran air dari Pademangan dan Kemayoran masuk ke Kali Ancol sebelum dialirkan menuju laut melalui Pompa Ancol.

Selain menerima debit banjir dari kedua polder tersebut, saat ini Kali Ancol juga menerima sebagian debit banjir dari Kali Ciliwung Gunung Sahari, sehingga kapasitas pompa Ancol dinilai perlu ditingkatkan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3290 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2913 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1679 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1500 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1317 personFolmer