You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakbar Gelar FGD Rumuskan Mitigasi Banjir
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakbar Rumuskan Mitigasi Banjir

Jajaran Pemerintah Kota Jakarta Barat, Selasa (7/4), mengadakan forum discussion group (FGD) nmbahas soal mitigasi banjir.

Setiap kecamatan dibekali peta sistem aliran air yang dibuat SDA.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah mengatakan, FGD ini bertujuan melakukan brainstorming mitigasi banjir. Sebab seperti saat musim penghujan lalu, Ia mengaku telah membuat catatan mengenai kejadian banjir di sejumlah lokasi.

"Setidaknya ada tiga kali yang saya lihat. Ini menjadi catatan buat kita semua," katanya.

Waspada Potensi Banjir Rob di Wilayah Pesisir Jakarta

Diakui Iin, saat kejadian pada musim penghujan pihaknya telah melaksanakan penanganan sesuai SOP, mulai dari penyelamatan, evaluasi dan penanganan warga terdampak. Termasuk menyiapkan lokasi penampungan berikut logistik bagi warga di lokasi pengungsian.

"Saya mengajak seluruh jajaran dan UKPD terkait untuk berperan serta memberi masukan terhadap upaya penanganan," ucap Iin.

Dijelaskan Iin, dalam pembahasan FGD mencuat isu mengenai sistem aliran air. Karena itu, Ia mendorong pembentukan tim di tingkat kecamatan untuk melakukan penelusuran kondisi dan existing saluran untuk memastikan berfungsi dengan baik.

Dari hasil penelusuran itu, Iin berharap jajarannya bisa memetakan pemicu genangan dan merumuskan usulan upaya pengentasan genangan.

"Tidak hanya melalui kegiatan besar seperti revitalisasi ataupun normalisasi dan pengerukan, upaya penangan juga bisa dilakukan dengan melakukan kerjabakti melibatkan masyarakat," tukas Iin.

Karena itu, pada akhir pekan nanti, Minggu (12/4), Iin berencana melaksanakan kegiatan kerjabakti massal perdana setelah musim penghujan untuk mengatasi banjir di wilayah Kelurahan Rawa Buaya Kecamatan Cengkareng.

Sedangkan terhadap sistem aliran yang membutuhkan upaya besar, Iin berharap mereka bisa memberikan catatan dan merumuskan usulan pengerjaan agar bisa segera ditindaklanjuti.

"Untuk menginventarisir dan memetakan persoalannya, setiap kecamatan dibekali peta sistem aliran air yang dibuat SDA. Nantinya camat akan memimpin tim itu untuk melakukan penelusuran lapangan," tegasnya.

Nara Sumber FGD Mitigasi Banjir Pemkot Jakarta Barat, Heriyanto menjielaskan, persoalan banjir di Jakarta Barat diakibatkan sistem aliran saluran air di wilayah Jakarta Barat tidak berfungsi maksimal.

Karena itu, solusinya dibutuhkan upaya normalisasi, pengurasan, pengerukan dan penanganan sampah dengan baik.

Selain itu, juga dibutuhkan area tampungan air baru seperti pembuatan waduk dan infrastruktur pendukung seperti rumah pompa.

Kemudian, tidak kalah penting juga disiapkan mitigasi bila terjadi bencana banjir seperti inventaris peralatan perahu karet untuk mengevakuasi warga

"Jadi yang paling terpenting ini keruk lumpur, kali, sampah, dan semuanya itu akan mengurangi dari banjir. Intinya itu," tandasnya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6300 personTiyo Surya Sakti
  2. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1920 personDessy Suciati
  3. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1794 personNurito
  4. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1562 personDessy Suciati
  5. Pemkot Jakbar Gelar Kerja Bakti Serentak di 56 Kelurahan

    access_time17-05-2026 remove_red_eye1289 personBudhi Firmansyah Surapati