You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Asn jakpus folmer
photo Folmer - Beritajakarta.id

Lurah di Jakpus Diminta Optimal Tindaklanjut Pengaduan Warga

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, meminta pemimpin pada 48 tingkat kelurahan di wilayahnya untuk mengoptimalkan pengawasan terkait tindaklanjut pengaduan warga. 

"Kebohongan publik ini tidak boleh terjadi di Jakarta Pusat,"

Ditegaskan Arifin, pengaduan atau laporan yang disampaikan warga kanal media sosial harus ditindaklanjuti dengan baik, transparan, bertanggung jawab dan akuntabel.

Ia menuturkan, beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial perihal tindaklanjut penyelesaian pengaduan warga yang menggunakan kecerdasan buatan AI. 

Sediakan Posko Pengaduan, Warga Bisa Laporkan Jalan Rusak Lebih Mudah

"Saya sudah meminta seluruh pimpinan agar kebohongan publik ini tidak boleh terjadi di Jakarta Pusat,' tegas Arifin, saat memimpin apel aparatur sipil negara (ASN] di halaman kantor Wali Kota, Senin (13/4).

Untuk itu, ujar Arifin, harus ada kesadaran dari seluruh pemangku kepentingan mulai dari pimpinan hingga petugas lapangan bahwa masyarakat membutuhkan solusi penyelesaian pengaduan secara benar, bukan rekayasa.

Ia juga mengajak ASN Jakarta Pusat bekerja merespon pengaduan warga dengan bukti kerja yang benar. 

"Bukti kerja yang disampaikan dapat bermanfaat bagi warga yang melaporkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye4688 personNurito
  2. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3360 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2986 personAnita Karyati
  4. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1418 personFolmer
  5. Inflasi Jakarta 0,13 Persen, Daging Ayam, Cabai, dan Beras Jadi Penyumbang Utama

    access_time03-10-2026 remove_red_eye1160 personFakhrizal Fakhri