Melon di Lahan Urban Farming Pulau Tidung Kecil Dipanen
Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu bersama Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) bersama Tim Penggerak (TP) PKK setempat memanen melon sekaligus melakukan penanaman perdana kacang edamame di lahan urban farming Pulau Tidung Kecil, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
"Memberikan manfaat nyata"
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengantisipasi dampak krisis global terhadap ketersediaan pangan.
Urban Farming di Sukabumi Selatan Panen 15 Kilogram SayuranMenurutnya, upaya ini juga menjadi tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung agar setiap wilayah meningkatkan kemandirian pangan berbasis potensi lokal.
"Alhamdulillah, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, kami bersama ibu-ibu PKK berhasil memanen melon varietas hijau dan melakukan penanaman perdana kacang edamame," ujarnya, Selasa (21/4).
Fadjar menjelaskan, keterbatasan lahan di Kepulauan Seribu bukan menjadi penghalang untuk mengembangkan pertanian produktif.
"Melalui kolaborasi lintas sektor, lahan di Pulau Tidung Kecil dioptimalkan menjadi kawasan urban farming atau pertanian perkotaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar," terangnya.
Ia menuturkan, pengembangan ketahanan pangan ke depan tidak hanya fokus pada pertanian, tetapi juga merambah ke sektor lain seperti Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) hingga peternakan ayam skala kecil.
"Lahan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi masyarakat. Kami mengajak warga untuk ikut menanam tanaman produktif. Sudin KPKP pun telah membagikan bibit cabai yang mudah dirawat untuk mendukung gerakan ini," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kepulauan Seribu, Indah Susanti menyampaikan, kegiatan ini terasa spesial karena para peserta mengenakan kebaya dalam rangka memperingati Hari Kartini.
"Hal ini menegaskan peran penting perempuan dalam menjaga ketahanan pangan keluarga," ucapnya.
Indah memastikan, PKK tidak hanya berperan dalam sosialisasi, tetapi juga terlibat aktif dalam membudidayakan tanaman pangan dan mengedukasi masyarakat agar mampu bercocok tanam secara mandiri.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga upaya bersama ini dapat memperkuat kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Seribu," harapnya.
Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati menambakan, hasil panen melon tersebut merupakan bagian dari uji coba varietas unggulan yang cocok dengan kondisi wilayah pesisir.
Tanaman melon tersebut memiliki masa tanam sekitar 90 hari, sedangkan edamame dipilih karena masa panennya relatif singkat, yakni sekitar 75 hari.
“Awalnya kami menanam sekitar 300-an bibit melon. Namun, karena faktor alam dan gangguan hama, hari ini yang berhasil dipanen sekitar 100 buah. Untuk edamame, kami berharap tanaman ini menjadi sumber protein nabati yang baik bagi keluarga," tandasnya.