Urban Farming di Sukabumi Selatan Panen 15 Kilogram Sayuran
Jajaran Kelurahan Sukabumi Selatan melaksanakan panen urban farming tanaman sayur-mayur bersama warga. Hasilnya, 15 kilogram sayur dipanen dari sebuah lahan di RT 06/05, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Lahan urban farming ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga,"
Lurah Sukabumi Selatan, Anjas Umaryadi menjelaskan, kegiatan urban farming ini berkolaborasi dengan Paragon Corp dan bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan. Urban farming dilakukan dengan memanfaatkan lahan tidur di lingkungan permukiman warga.
"Selain bagian dari ketahanan pangan, lahan urban farming ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga," katanya, Senin (16/2).
12 Kilogram Sayuran Dipanen dari Urban Farming MakasarAnjas berharap, keberadaan lahan urban farming ini akan memotivasi dan menginspirasi warga di wilayahnya agar memanfaatkan lahan terbatas. Tidak hanya di atas lahan terbuka, urban farming juga bisa dilakukan dengannmemanfaatkan pekarangan rumah ataupun area gang permukiman mereka menggunakan wadah.
Warga Pengelola Urban Farming, Sumaryani mengatakan, kegiatan urban farming di lokasi memanfaatkan lahan seluas 250 meter persegi. Hasilnya, enam kilogram singkong, tiga kilogram labu air, empat kilogram jagung dan masing-masing satu kilogram terung bulat ungu serta oyong berhasil dipanen.
"Produk panen dipasarkan kepada warga dan ASN Kelurahan Sukabumi Selatan. Hasil yang telah diperoleh digunakan kembali untuk operasional urban farming," tandasnya.