You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walikota jakpus arifin (2)
photo Folmer - Beritajakarta.id

150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

Sebanyak 150 pelaku usaha industri pariwisata di Jakarta Pusat, Kamis (23/4), mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan limbah makanan yang diadakan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parikeraf) setempat.

"Mewujudkan pariwisata yang bersih dan berkelanjutan,"

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, lebih dari 4000 pelaku usaha pariwisata mencakup hotel, restoran, dan usaha jasa lainnya, turut berperan aktif mendukung perekonomian daerah. Peningkatan aktivitas pariwisata ini diikuti dengan tantangan lingkungan, khususnya timbunan sampah. 

"Jakarta menghasilkan lebih dari 7.000 ton sampah per hari yang didominasi sampah organik, termasuk sisa makanan dari sektor usaha. Sektor pariwisata diharapkan mampu menerapkan prinsip konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab serta berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim," ujar Arifin.

Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Disosialisasikan di Pulau Untung Jawa

Ia mengungkapkam, Peraturan Gubernur Nomor 102 Tahun 2021 mewajibkan pelaku usaha melakukan pengelolaan sampah secara mandiri, mulai dari pengurangan, pemilahan, hingga pengolahan. Sektor pariwisata memiliki peran penting dalam menekan timbunan limbah, khususnya sisa makanan.

"Bimtek yang diselenggarakan hari ini merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan pariwisata yang bersih dan berkelanjutan," ungkapnya. 

Ia berharap, bimtek ini mampu meningkatkan pemahaman dan komitmen pelaku industri pariwisata dalam pengelolaan limbah makanan secara berkelanjutan sesuai regulasi yang berlaku. Serta mendorong terwujudnya pariwisata yang ramah lingkungan.

Sementara Kasudin Parekraf Jakarta Pusat, Shinta Nindyawati memaparkan, bimtek mengusung tema, "Pengelolaan Limbah Makanan Pada Industri Pariwisata Jakarta Pusat Untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan"

Dijelaskan Shinta, 150 peserta yang ikut bimtek ini terdiri dari 87 pelaku usaha hotel, 56 restoran, dan 76 katering.

"Kami berharap bimtek ini bisa memberikan ide ataupun solusi yang baik bagi industri pariwisata Jakarta Pusat agar mengurangi, memilah sampah, dan menggunakan produk daur ulang untuk pariwisata hijau serta membuat Jakarta lebih lestari, menuju Kota Global," harapnya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9756 personAnita Karyati
  2. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5215 personTiyo Surya Sakti
  3. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3849 personAnita Karyati
  4. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2089 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1994 personFakhrizal Fakhri