You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Transjakarta blokm rezap 01
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Transjakarta Komitmen Perluas Layanan dan Percepat Transisi Energi Hijau

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan lintas wilayah sekaligus mempercepat transisi energi hijau.

"transportasi publik sebagai pilihan utama mobilitas,"

Operasional rute Transjabodetabek S61 yang menghubungkan Alam Sutera dan Blok M kini telah berusia satu tahun. Salah satu rute yang menjadi tulang punggung mobilitas warga penyangga Jakarta ini tercatat terus mengalami pertumbuhan jumlah pelanggan sejak diluncurkan.

Hal ini membuktikan bahwa kebutuhan akan transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien melampaui batas administratif kota.

Transjakarta Modifikasi Layanan Rute 1Q dan Rute 8E

Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset Transjakarta, Fadly Hasan mengatakan, integrasi antarwilayah adalah kunci transportasi masa depan.

Menurutnya, keberhasilan rute S61 selama satu tahun ini adalah bukti nyata bahwa mobilitas masyarakat Jabodetabek sangat dinamis.

“Kami tidak lagi melihat batas wilayah sebagai sekat, melainkan peluang untuk terus membangun konektivitas yang andal bagi semua,” ujarnya, Senin (27/4).

Selain itu, Transjakarta terus mencatatkan pertumbuhan positif dalam melayani warga. Hingga awal 2026, volume pelanggan Transjakarta mencapai 1,4 juta perjalanan pelanggan per hari. Sementara, layanan Transjakarta telah menjangkau 92,4 persen wilayah Jakarta per Februari 2026.

“Adapun total pelanggan Transjakarta mencapai 413 juta orang sepanjang 2025, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2022,” ungkapnya.

Fadly menjelaskan, sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju kota rendah emisi, Transjakarta meresmikan penambahan 30 unit bus listrik terbaru di tahun 2026.

30 bus listrik tersebut merupakan karya nyata hasil rakitan dalam negeri yang ditinjau langsung oleh Presiden RI.

“Penambahan unit bus listrik ini tepat di Hari Angkutan Umum Nasional ini yang menggenapkan total armada bus listrik yang beroperasi menjadi 500 unit,” ucapnya.

Ia menambahkan, upaya ini merupakan peta jalan besar Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan target elektrifikasi armada yang ambisius. Target tahun 2027, 50 persen dari total armada berbasis listrik. Adapun target pada tahun 2030, 100 persen atau hingga 10.047 elektrifikasi seluruh armada (Net Zero Emission).

“Transjakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menggunakan transportasi publik sebagai pilihan utama mobilitas sehari-hari. Kota maju dimulai dari sistem transportasi yang baik dan masyarakat yang aktif memanfaatkannya,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time08-06-2026 remove_red_eye2586 personNurito
  2. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye2335 personDessy Suciati
  3. Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

    access_time07-06-2026 remove_red_eye1737 personDessy Suciati
  4. Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

    access_time10-06-2026 remove_red_eye1308 personFakhrizal Fakhri
  5. Syafrin Minta ASN Pemkot Jaksel Terapkan Budaya Kerja 3K

    access_time08-06-2026 remove_red_eye1143 personTiyo Surya Sakti