Komisi E Tekankan Pelatihan Berkelanjutan bagi Anak Panti Sosial
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M Subki menyampaikan pentingnya pelatihan keterampilan yang berkelanjutan bagi anak-anak di panti sosial.
"Kerja sama dengan perusahaan swasta penting,"
Menurut dia, pelatihan tidak boleh bersifat satu kali, melainkan dilakukan berkesinambungan dan variatif agar anak-anak panti sosial memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat.
“Jangan hanya satu kali pelatihan. Harus berkelanjutan dan beragam, supaya ketika keluar dari panti mereka sudah punya keterampilan, seperti memasak atau menjahit,” ujar Subki, Senin (27/4).
Sudinsos Jakut Sudah Distribusikan 72 Alat Bantu PendengaranIa menilai, pembekalan keterampilan menjadi kunci agar lulusan panti tidak bergantung pada pemerintah.
Secara umum, Subki mengapresiasi program Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta yang dinilai sudah berjalan baik. Namun, ia mengingatkan perlunya penguatan dalam memastikan keberlanjutan pembinaan setelah anak-anak keluar dari panti.
Dari sisi anggaran, ia menyebut serapan anggaran Dinsos juga tergolong baik, yakni telah melampaui 80 persen.
Meski demikian, Subki menegaskan evaluasi dan perbaikan program harus terus dilakukan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.
Ia juga mendorong Dinsos memperkuat kerja sama dengan sektor swasta guna membuka peluang kerja bagi lulusan panti sosial terserap di industri.
“Kerja sama dengan perusahaan swasta penting, agar ada dukungan dalam penyerapan tenaga kerja,” tandasnya.