You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Munjirin bank sampah ceria makasar jaktim nur
photo Nurito - Beritajakarta.id

Munjirin Sosialisasikan Program Satu RW Satu Bank Sampah di Kecamatan Makasar

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin memimpin langsung pelaksanaan sosialisasi program pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui gerakan Satu RW Satu Bank Sampah di Kecamatan Makasar.

"Gerakan bersama"

Pelaksanaan sosialisasi diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah dan masyarakat, mulai dari camat, lurah, hingga perwakilan RT/RW, LMK, FKDM, dan kader PKK. 

70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

Sebagai bentuk komitmen bersama, dilakukan penandatanganan kesepakatan oleh berbagai pihak, mulai dari camat, lurah, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup, kepala Puskesmas, hingga unsur Gulkarmat. 

Munjirin mengatakan, peran aktif masyarakat sangat penting dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya. Sehingga, sampah yang dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang dapat semakin berkurang.

"Pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan masing-masing. Pemilahan sampah menjadi kunci agar volume sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang dapat terus berkurang," ujarnya, Selasa (28/4).

Dalam kesempatan tersebut, Munjirin juga meresmikan Bank Sampah Ceria sebagai bank sampah induk di Kecamatan Makasar. 

"Keberadaan bank sampah ini diharapkan mampu menjadi pusat pengelolaan bagi seluruh bank sampah yang tersebar di wilayah Kecamatan Makasar, termasuk dalam proses penimbangan dan distribusi sampah non-organik," terangnya.

Munjirin menjelaskan, pemilahan sampah tidak hanya berlaku di rumah tangga, tetapi juga harus diterapkan di berbagai sektor, seperti tempat ibadah, perkantoran, hotel, restoran, dan kafe. 

"Sampah non-organik diarahkan ke bank sampah, sementara sampah organik dapat diolah menjadi kompos," ungkapnya.

Ia berharap, pola pengelolaan sampah yang diterapkan di Kecamatan Makasar ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Jakarta Timur.

"Ini bukan sekadar program, tapi gerakan bersama. Kalau konsisten dijalankan, dampaknya akan besar bagi lingkungan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5398 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1880 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1836 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1805 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1621 personAnita Karyati