You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Parkir blokm square tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pengelolaan Parkir Kawasan Blok M Square Melalui Skema Kerja Sama Bagi Hasil

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menegaskan aktivitas perparkiran di kawasan Blok M Square telah dilaksanakan melalui kerja sama antara pengelola kawasan dengan UP Perparkiran sejak sekitar 15 tahun lalu atau sejak 2011 hingga saat ini.

"kerja sama bagi hasil sesuai kapasitas ruang parkir,"

Mekanisme pengelolaan parkir tersebut dilakukan melalui skema kerja sama bagi hasil yang disesuaikan dengan kapasitas ruang parkir yang dimiliki masing-masing pihak.

Pernyataan ini disampaikan merespons sorotan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta terkait dugaan potensi kebocoran pendapatan parkir di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan.

Spanduk Larangan Pungli Parkir Dipasang di Blok M Square

“Aktivitas perparkiran di Kawasan Blok M Square dilaksanakan melalui kerja sama antara Pengelola Kawasan Blok M Square dengan UP Perparkiran sejak tahun 2011 sampai saat ini, dengan mekanisme kerja sama bagi hasil sesuai kapasitas ruang parkir yang dimiliki oleh masing-masing pihak,” jelas Massdes Arouffy, Kepala UP Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Kamis (30/4).

Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola kemitraan yang berjalan, baik dengan pengelola kawasan maupun operator parkir yang bertugas di lokasi tersebut. Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan sekaligus optimalisasi pendapatan daerah dari sektor parkir.

“Hasil evaluasi tersebut nantinya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor retribusi dan pajak parkir,” ujarnya.

Massdes menjelaskan, UP Perparkiran juga memperketat persyaratan dalam proses seleksi operator parkir. Salah satu syarat utama yakni kemampuan operator dalam menerapkan sistem teknologi informasi perparkiran yang terintegrasi secara digital.

Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan pelaporan pendapatan retribusi parkir maupun pajak parkir dilakukan secara real time melalui program Digitalisasi Perparkiran menggunakan Aplikasi Monitoring Pendapatan Parkir Online dan sistem digitalisasi pajak parkir e-Trapt.

“Penerapan sistem digital menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan transparansi pengelolaan parkir sekaligus meminimalkan potensi kebocoran pendapatan daerah,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1786 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1364 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1034 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1031 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye943 personAnita Karyati