You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasar tumbuh nur
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pasar Tumbuh Jaktim Raup Omzet Rp 45,6 Juta

Omzet Pasar Tumbuh yang diinisiasi Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta dalam pelaksanaan hari ini mencapai Rp 45,6 juta.

"Produk pertanian dan perikanan"

Pasar Tumbuh hari ini terasa spesial karena dikunjungi langsung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP PKK) DKI Jakarta, Endang Nugrahani Pramono dan Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta, Dewi Indriati Rano Karno. 

Pasar Tumbuh di Jakarta Timur Makin Dirasakan Manfaatnya

Keduanya meninjau sejumlah stan di selasar Gedung Blok D dan berdialog dengan para peserta yang terdiri dari Jakpreneur dan kelompok tani (Poktan) yang mayoritas perempuan.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, serta Ketua TP PKK setempat, Essie Feransie Munjirin.

Munjirin mengapresiasi pelaksanaan Pasar Tumbuh yang dinilai semakin meriah, terutama karena bertepatan dengan peringatan Hari Kartini dan kegiatan Pertemuan Rutin (Pertin) PKK Jakarta Timur.

"Kegiatan ini sangat baik karena mampu mendorong pemasaran produk pertanian dan perikanan. Dalam waktu singkat, hampir seluruh produk yang dijual habis," ujarnya, Kamis (30/4).

Munjirin menjelaskan, Pasar Tumbuh yang digelar rutin setiap bulan terbukti efektif membantu pelaku usaha, khususnya Poktan dan Jakpreneur dalam memasarkan produk mereka.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Seksi Pertanian Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Meida Simare-mare menambahkan, Pasar Tumbuh hari ini kegiatan ini diikuti 45 peserta, terdiri dari 43 perwakilan 10 kecamatan dan dua dari sektor lainnya.

"Produk yang dijual tidak hanya sayuran hasil panen, tetapi juga produk perikanan, peternakan, serta olahan pascapanen seperti dimsum dan siomai. Selain itu, tersedia pula bibit tanaman dan tanaman hias, termasuk anggrek," terangnya.

Ia menilai, tingginya antusiasme pengunjung turut dipengaruhi oleh kehadiran kader PKK, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan penyedia jasa lainnya (PJLP) di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

"Hal ini memberikan keuntungan bagi para pelaku usaha karena produk yang dijual cepat habis," ucapnya.

Ia berharap, para peserta terus mengembangkan usaha melalui kegiatan urban farming karena dapat memberikan banyak keuntungan.

"Kami akan terus memberikan dukungan berupa benih tanaman dan perikanan secara gratis untuk mendukung ketahanan pangan keluarga," ungkapnya.

Sementara itu, pelaku usaha asal Kelurahan Klender, Lisna Marida mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut untuk menjual produk perikanan olahan serta buah melon hasil urban farming miliknya.

"Alhamdulillah, produk saya selalu habis terjual. Pasar Tumbuh ini sangat membantu pemasaran hasil panen kami," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3151 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1811 personFakhrizal Fakhri
  3. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1356 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1210 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pendaftaran Uji Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai Dibuka untuk Umum

    access_time14-09-2026 remove_red_eye853 personAldi Geri Lumban Tobing