You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelatihan pramuwisata isy
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Disparekraf Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pramuwisata Muda 2026

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (P4Ekraf) secara resmi menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Skema Pramuwisata Muda Tahun 2026.

"pemandu wisata yang profesional,"

Program strategis ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam memperkuat kompetensi serta kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kerja pariwisata agar memiliki daya saing tinggi sesuai standar nasional.

Pelaksanaan kegiatan ini dipusatkan di Hotel Aston Pluit, Jakarta Utara, sebagai lokasi pembekalan materi teori. Selain sesi kelas, para peserta akan menjalani praktik lapangan yang komprehensif melalui metode walking tour dan bus tour di berbagai wilayah Jakarta, seperti Kawasan Blok M, Taman Bendera Pusaka, dan Kawasan Kota Tua untuk mensimulasikan kondisi kepemanduan yang sesungguhnya.

Disparekraf Gandeng Perwatusi Gencarkan Promosi Wisata Bahari Jakarta

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, kualitas pelayanan pramuwisata adalah kunci citra pariwisata Jakarta. Ia menilai, hal ini sejalan dengan komitmen untuk terus meningkatkan daya saing sektor pariwisata melalui pengembangan kompetensi tenaga kerjanya.

“Melalui skema Pramuwisata Muda ini, diharapkan lahir pemandu wisata yang profesional dan mampu memberikan pelayanan prima kepada wisatawan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)," ujarnya, Selasa (5/5).

Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Endrati Fariani menyampaikan, kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan LSP Pramuwisata Indonesia untuk memastikan materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan industri.

Ia menjelaskan, program tahun ini memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama dalam hal inklusivitas layanan bagi wisatawan.

“Sebagai pembeda dari tahun sebelumnya, kami memberikan penekanan khusus pada materi Jakarta Kota Inklusif Ramah Disabilitas. Kami ingin memastikan para pramuwisata muda kita memiliki kepedulian dan keterampilan khusus dalam melayani wisatawan disabilitas, yang menjadi bagian penting dari pengembangan pariwisata berkelanjutan di Jakarta," jelasnya.

Sebagai informasi, seluruh rangkaian pelatihan diakhiri dengan Uji Kompetensi BNSP untuk memastikan standar keahlian para peserta. Program ini didukung oleh infrastruktur pengajaran yang mumpuni, P4Ekraf melibatkan jajaran instruktur ahli dari Indosign Academy dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).

Nama-nama praktisi seperti Fransiskus Dwi Susanto, Indra Diwangkara, Endang Teguh Pramono, hingga Erwan Maulana membekali 40 peserta terpilih dengan materi esensial mulai dari manajemen risiko, komunikasi efektif dalam bahasa Inggris, hingga strategi pemanfaatan media sosial untuk promosi jasa.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

    access_time21-05-2026 remove_red_eye2093 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Dorong Target Net Zero Emission

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1503 personDessy Suciati
  3. SMKN 46 Jakarta Adakan Job dan Edu Fair 2026

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1261 personNurito
  4. Komisi A Tekankan Perencanaan APBD Disusun Akurat

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1144 personFakhrizal Fakhri
  5. Posisi Gubernur Pramono di C40 Cities Perkuat Program Iklim DKI

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1106 personFakhrizal Fakhri