You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengolahan sampah
photo Doc - Beritajakarta.id

Bangun PSEL, Pramono Optimistis Sampah Jakarta Tertangani

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung optimistis permasalahan sampah Jakarta segera tertangani setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Danantara Indonesia sepakat mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

"Saya ingin Jakarta memulai,"

Hal ini disampaikan Pramono usai penandatanganan MoU terkait percepatan pembangunan fasilitas PSEL, di gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5) kemarin.

Dalam kesepakatan tersebut, fasilitas PSEL akan dibangun di Bantargebang, Jawa Barat dan Tanjungan, Jakarta Utara dengan kapasitas pengolahan sekitar 2.500-3.000 ton sampah per hari.

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

"Kita sudah dua yang ditandatangani. Yang pertama adalah di Bantargebang, yang kedua di Kamal Muara (Tanjungan)," ujar Pramono, di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno No 1, Pulo Gebang, Cakung, Selasa (5/5).

Selain kedua lokasi tersebut, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan satu fasilitas PSEL lainnya di Sunter, Jakarta Utara, serta mengoptimalkan fasilitas RDF Plant di Rorotan.

Pramono meyakini masalah sampah yang selama ini menjadi persoalan Jakarta akan terselesaikan dengan beroperasinya seluruh fasilitas tersebut secara optimal.

"Jadi Jakarta akan ada tiga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, kemudian ada RDF (Refuse Derived Fuel) di Rorotan. Kalau itu jalan semua, maka problem sampah di Jakarta terus terang akan selesai," katanya.

Pramono menyampaikan, fasilitas PSEL di Bantargebang nantinya akan difokuskan untuk mengolah timbunan sampah yang sudah menggunung. Hal ini bertujuan mengurangi volume sampah Bantargebang secara bertahap.

Ia bahkan menyoroti tantangan potensi kekurangan pasokan sampah untuk bahan baku pembangkit listrik, jika seluruh fasilitas PSEL dan RDF Plant telah beroperasi optimal.

Setelah menjalin kerja sama dengan Danantara, Pramono mengaku telah menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Asisten Pembangunan untuk segera menindaklanjutinya. Pemprov DKI, kata dia, segera menentukan kontraktor dan jadwal pelaksanaan pembangunan PSEL.

"Saya ingin Jakarta memulai batch kedua ini kalau bisa yang paling cepat selesai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye6265 personAnita Karyati
  2. Rano Serahkan KJMU ke Mahasiswa UHAMKA

    access_time08-05-2026 remove_red_eye1664 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye1352 personAnita Karyati
  4. Transjakarta-Dinas PPAPP Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif

    access_time08-05-2026 remove_red_eye1138 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pram Wanti-wanti Sekolah Swasta Gratis Tak Pungut Biaya ke Siswa

    access_time08-05-2026 remove_red_eye1121 personDessy Suciati