You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Transjakarta dppapp mou rezap
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Transjakarta-Dinas PPAPP Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bersama Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.

"mendapatkan perlindungan dan ruang kerja yang inklusif,"

Kerja sama ini dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta.

Penandatanganan dilakukan langsung Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, bersama Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia TLH.

Transjakarta Borong Penghargaan BEMA Awards 2026

Penandatanganan tersebut bertepatan dengan Peringatan Hari Kartini Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 yang mengusung tema ‘Kartini Jakarta: Berkembang Tanpa Batas, Berdaya Tanpa Sekat’ dan dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan responsif gender bagi seluruh karyawan, mitra tenaga kerja, peserta magang, hingga pelanggan Transjakarta.

Ia menyampaikan, hal ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang menghormati hak asasi manusia dan menjunjung tinggi kesetaraan.

“Transjakarta terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan seluruh insan Transjakarta mendapatkan perlindungan dan ruang kerja yang inklusif,” ujarnya, Jumat (8/5).

Mayangsari menjelaskan, implementasi kerja sama akan diwujudkan melalui berbagai program strategis, mulai dari penyusunan mekanisme pelaporan dan penanganan kasus, penguatan kapasitas karyawan, hingga penyediaan fasilitas pendukung seperti Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA), Tim Perlindungan Karyawan, serta pengembangan daycare ramah anak di lingkungan kerja Transjakarta.

Mayangsari merinci, kolaborasi ini akan meliputi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual berbasis gender, termasuk pengembangan layanan pendampingan psikososial dan perlindungan terhadap perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya.

“Kolaborasi ini diwujudkan melalui perlindungan pekerja perempuan, Pos SAPA, hingga daycare ramah anak demi menciptakan ruang kerja yang aman dan bebas dari kekerasan seksual berbasis gender," katanya.

Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, kerja sama tersebut menjadi upaya memperkuat perlindungan perempuan di lingkungan kerja, khususnya sektor layanan publik. Menurutnya, kolaborasi tersebut juga mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan responsif gender.

“Kami juga mendorong penyediaan fasilitas ramah perempuan dan anak, termasuk daycare ramah anak bagi pekerja perempuan. Keberadaan daycare menjadi salah satu bentuk dukungan agar perempuan dapat bekerja dengan aman dan nyaman," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung mengapresiasi langkah Transjakarta dalam menghadirkan lingkungan kerja yang inklusif dan responsif gender.

Ia berharap terobosan yang dilakukan Transjakarta dapat menjadi contoh dan diikuti oleh perusahaan maupun institusi lainnya di Jakarta dalam menciptakan ruang kerja yang aman, setara, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye5943 personAnita Karyati
  2. Rano Serahkan KJMU ke Mahasiswa UHAMKA

    access_time08-05-2026 remove_red_eye1655 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  4. Transjakarta-Dinas PPAPP Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif

    access_time08-05-2026 remove_red_eye1128 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pram Wanti-wanti Sekolah Swasta Gratis Tak Pungut Biaya ke Siswa

    access_time08-05-2026 remove_red_eye1109 personDessy Suciati