You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tim Pemkot Jakpus Gelar Pengawasan Ketersediaan Gas LPG Bersubsidi di Gambir
photo Folmer - Beritajakarta.id

Stok Gas Elpiji Bersubsidi di Wilayah Gambir Aman

Ketersediaan gas elpiji bersubsidi tiga kilogram di wukayah Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, masih aman dan mencukupi untuk kebutuhun rumah tangga.

"Warga Diimbau tidak melakukan aksi borong,"

Kepastian ini diutarakan Wakil Camat Gambir, Alfalast Dewanto, setelah tim dari Pemkot Jakarta Pusat yang terdiri dari Sudin Nakertransgi, Sudin PPKUKM dan Satpol PP melakukan inspeksi langsung ke beberapa pangkalan gas elpiji di wilayahnya.   

"Kami juga memastikan harga yang dibebankan kepada konsumen masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah," ujar Alfalast, Senin (11/5).

Stok LPG Nonsubsidi di Jaktim Aman

Menurut Alfalast, tim terpadu dari Pemkot Jakpus melakukan monitoring langsung ke lapangan, karena ketersediaan gas elpiji bersubsidi merupakan salah kebutuhan pokok yang sangat memengaruhi ekonomi.

Ia juga mengimbau warga di wilayahnya agar tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa, karena stok gas elpiji tiga kilogram masih sangat mencukupi. 

"Kami imbau warga membeli gas sesuai kebutuhan dan tidak melakukan aksi borong (panic buying) yang justru dapat memicu keresahan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1135 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1041 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye876 personDessy Suciati
  4. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye820 personAnita Karyati
  5. Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

    access_time27-06-2026 remove_red_eye803 personFakhrizal Fakhri