Baznas (Bazis) DKI Public Expose Kurban Berkah 1447 Hijriah
Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta mengadakan Public Expose Kurban Berkah Baznas 1447 Hijriah bertajuk "Kurban Jakarta Berkah untuk Semua" di Kafe Difabis, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
"Membantu sesama"
Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Akhmad H Abubakar mengatakan, program Kurban Berkah Baznas hadir untuk memfasilitasi ibadah kurban yang praktis, higienis, dan tepat sasaran dengan mendistribusikan daging kurban ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sekaligus memberdayakan peternak mustahik.
Pemprov DKI Pastikan Pelaksanaan Kurban Berjalan Tertib dan Higienis"Kurban tahun ini memiliki jangkauan distribusi yang paling luas, mencakup tetangga sekitar, daerah pelosok di seluruh Indonesia, bahkan hingga ke Palestina," ujarnya, Rabu (13/5).
Akhmad menjelaskan, program tersebut menargetkan lebih dari 10.000 penerima manfaat dengan jumlah hewan kurban mencapai lebih dari 100 ekor sapi dan kambing.
Menurutnya, terdapat tujuh program unggulan dalam Kurban Berkah Baznas tahun ini. Program tersebut meliputi Kurban Jakarta yang diperuntukkan bagi warga miskin dan masyarakat membutuhkan di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Kemudian, Kurban Pelosok Negeri yang distribusinya difokuskan ke wilayah 3T dan desa-desa dengan akses terbatas terhadap hewan kurban di berbagai daerah Indonesia.
"Selain itu, terdapat program Kurban Tetangga Sendiri yang memberikan kesempatan bagi warga untuk berkurban melalui masjid di lingkungan masing-masing dengan fasilitasi Baznas," terangnya.
Ia menambahkan, Baznas (Bazis) DKI menghadirkan Kurban Fest, yakni festival kurban sosial yang digelar di kawasan rentan dan sejumlah permukiman padat penduduk dengan kategori prasejahtera.
"Kami juga menyediakan program Kurban ASN dan BUMD, Kurban untuk saudara di Palestina, serta Sedekah Kurban yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam bentuk sedekah," ungkapnya.
Selain program unggulan, lanjut Akhmad, Baznas Bazis DKI Jakarta juga memperkenalkan empat inovasi utama, yakni Dapur Kurban yang menghadirkan hidangan kurban olahan koki profesional untuk keluarga prasejahtera.
Selanjutnya, inovasi Rendang Kaleng Ketahanan Pangan, Kurban Digital, dan Green Kurban yang mengedepankan pengurangan penggunaan plastik dengan beralih ke kemasan ramah lingkungan.
"Dalam inovasi tersebut, pengelolaan limbah kurban dilakukan lebih baik serta memastikan hewan dalam kondisi sehat, halal, dan sesuai syariat Islam," ucapnya.
Ia menyebut, Baznas (Bazis) DKI Jakarta juga berupaya mendapatkan harga hewan kurban terbaik agar masyarakat dapat menyalurkan kurban lebih luas dan optimal.
Akhmad berkomitmen memastikan daging kurban benar-benar sampai kepada warga sesuai ketentuan dan sangat membutuhkan.
"Kurban bukan sekadar seremoni ibadah personal, melainkan gerakan sosial besar untuk membantu sesama, mulai dari tetangga terdekat, masyarakat Indonesia, hingga skala global," tandasnya.