Wali Kota Jaksel Minta Pejabat Baru Optimalisasi Layanan kepada Masyarakat
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar meminta pejabat yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Menyesuaikan dengan baik"
Anwar mengatakan, mutasi dan promosi jabatan merupakan hal biasa yang menjadi kebutuhan organisasi. Untuk itu, pejabat yang baru dilantik diminta tidak merasa lebih berkuasa atas jabatan yang diamanahkan.
Komitmen Isi Kekosongan Jabatan, Pramono Lantik 884 Pejabat"Sebaliknya juga jangan merasa rendah diri bila berganti jabatan. Semua jabatan sama saja, tinggal bagaimana menyesuaikan dengan baik," ujarnya, saat memimpin pengarahan pejabat baru di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (21/5).
Ia menekankan beberapa poin penting yang harus diperhatikan pejabat baru, di antaranya terkait integritas yang bersifat mutlak. Setiap langkah dan keputusan harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administrasi maupun moral.
"Pejabat yang baru dilantik juga saya minta segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja baru serta fokus terhadap program prioritas yang telah dicanangkan," terangnya.
Anwar juga menginginkan agar para pejabat untuk mengembangkan inovasi dan efisiensi pelayanan, memperkuat kolaborasi serta soliditas tim, dan berorientasi pada hasil kerja yang dicapai.
"Fokus pada capaian kinerja. Pengukuran keberhasilan kita bukan pada seberapa sibuk kita bekerja, melainkan seberapa besar manfaat pekerjaan kita bagi masyarakat dan organisasi secara keseluruhan," ungkapnya
Ia menambahkan, sebanyak 79 pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan dinilai telah memiliki kualifikasi dan integritas untuk mengemban tugas tersebut. Mereka diminta menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya sesuai tugas pokok dan fungsi serta ketentuan peraturan yang berlaku.
"Pesan saya juga jangan lupa untuk menjalankan instruksi pimpinan terkait permasalahan yang ada seperti banjir, kemacetan, serta persoalan sampah yang saat ini sedang gencar ditangani," tandasnya.