You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lalulintas lalin lenteng agung otoy
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Rekayasa Lalin Diberlakukan di Jalan Raya Lenteng Agung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat menangani kerusakan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, tepatnya di dekat Gang Empang, depan Bengkel Alpino Knalpot, Jakarta Selatan. Kerusakan yang mengakibatkan dua lajur jalan tidak dapat digunakan tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas menuju arah Depok dan sekitarnya.

"Mengurangi kepadatan sekaligus memastikan keselamatan"

Sebagai langkah penanganan darurat sekaligus untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama instansi terkait menerapkan rekayasa lalu lintas (Lalin) di kawasan tersebut.

Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung Mulai Dilakukan

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Hermawan mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut.

"Kami memahami aktivitas masyarakat terganggu akibat kondisi jalan amblas ini. Untuk itu, pengaturan lalu lintas dan pengalihan arus segera dilakukan untuk mengurangi kepadatan sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," ujarnya, Jumat (29/5).

Ujang mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.

Adapun rekayasa Lalin yang diterapkan meliputi;

1. Kendaraan roda dua masih dapat melintas melalui lajur paling kanan di Jalan Raya Lenteng Agung.

2. Pengalihan arus kendaraan roda dua dilakukan secara situasional melalui Jalan Gardu, Jalan H. Shibi IV, Jalan H. Shibi II, Jalan H. Shibi, hingga keluar menuju Jalan Akses UI.

3. Kendaraan roda empat dengan tujuan Universitas Indonesia (UI) dan Depok dialihkan untuk putar balik di Perlintasan Kereta Api Universitas Pancasila (JPL 23), kemudian melintas melalui Jalan Lenteng Agung Barat, Jalan Kahfi II, Jalan Tanah Baru, hingga Depok Sawangan.

4. Kendaraan roda empat bertonase besar dialihkan dari Simpang Jalan TB Simatupang ke arah barat melalui Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) maupun ke arah timur melalui Jalan Raya Bogor atau Jalan Tol Jagorawi.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi dan sebisa mungkin menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan," terangnya.

Ia menambahkan, kerusakan jalan diketahui terjadi secara bertahap sejak Rabu (27/5). Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan telah melakukan penanganan awal dengan menggunakan material coldmix untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

"Suku Dinas Bina Marga juga sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan untuk menelusuri penyebab kerusakan. Berdasarkan dugaan awal, amblesnya jalan dipicu oleh gangguan pada saluran air yang berada di bawah badan jalan," ungkapnya.

Ujang memastikan, Pemprov DKI Jakarta terus memantau kondisi di lapangan serta mempercepat proses penanganan agar lalu lintas dapat kembali normal.

"Saat ini kami mengoptimalkan 20 petugas di lapangan untuk mengurai kemacetan selama proses penanganan berlangsung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Dorong Target Net Zero Emission

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1659 personDessy Suciati
  2. Posisi Gubernur Pramono di C40 Cities Perkuat Program Iklim DKI

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  3. PWNU DKI Percayakan Pemotongan Hewan Kurban di Dharma Jaya

    access_time28-05-2026 remove_red_eye1194 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Komisi E Tekankan Pengawasan dan Evaluasi Program SSG

    access_time25-05-2026 remove_red_eye1112 personFakhrizal Fakhri
  5. Plt Gubernur Lepas 744 Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

    access_time26-05-2026 remove_red_eye1110 personBudhi Firmansyah Surapati