You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Razia kendaraan jaksel tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Sudinhub Jaksel Tindak 1.337 Pelanggar Lalu Lintas

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan menindak 1.337 kendaraan yang melakukan pelanggaran lalu lintas sepanjang Januari hingga Mei 2026. Penindakan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan yang berlaku.

"Meningkatkan kesadaran masyarakat"

Kepala Sudinhub Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan pelanggaran yang ditindak meliputi pelanggaran parkir, kelayakan kendaraan umum, pelanggaran muatan kendaraan, serta berbagai pelanggaran lalu lintas lainnya.

Parkir Liar di Kawasan Mall Gandaria City Ditertibkan

"Penindakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak yang ditimbulkan akibat pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan," ujarnya, Rabu (3/6).

Bernad menjelaskan, jenis penindakan terbanyak adalah dilakukan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan dengan jumlah 547 kasus.

"Kami juga berhasil menindak 379 pelanggaran angkutan umum, 205 penindakan operasi cabut pentil (OCP) kendaraan roda dua, 146 derek surat peringatan (SP), 32 OCP mobil, 21 derek BAP Dishub, serta tujuh OCP bajaj," terangnya.

Menurutnya, dalam pelaksanaan penindakan pelanggaran lalu lintas tersebut, Sudinhub Jakarta Selatan berkolaborasi dengan unsur TNI dan Polri untuk mendukung efektivitas penegakan aturan di lapangan.

"Dalam penindakan, kami juga melibatkan unsur TNI dan Polri. Untuk BAP, sebagian dilakukan oleh Polri sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkapnya.

Ia menambahkan, April menjadi bulan dengan jumlah penindakan tertinggi penindakan selama periode tersebut dengan jumlah 425 kasus. Rinciannya, sebanyak 99 OCP sepeda motor, 12 OCP mobil, 47 derek SP, 11 derek BAP Dishub, 141 BAP Dishub, dan 115 penindakan terhadap angkutan umum.

"Untuk jumlah penindakan pada Januari tercatat sebanyak 275 kasus, Februari 282 kasus, Maret 124 kasus, dan Mei 231 kasus," bebernya.

Bernad menegaskan, Sudinhub Jakarta Selatan akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan di sejumlah titik yang rawan terjadi pelanggaran lalu lintas, termasuk kawasan padat kendaraan dan lokasi yang kerap digunakan sebagai tempat parkir liar.

"Kami akan terus meningkatkan pengawasan di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas di Jakarta Selatan, termasuk kawasan padat kendaraan dan lokasi parkir liar," imbuhnya.

Ia meminta masyarakat untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi menjaga keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan bersama, terutama dalam pemanfaatan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum).

"Semoga penindakan yang dilakukan dapat memberikan efek jera agar Jakarta Selatan menjadi semakin tertib, rapi, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye2216 personAnita Karyati
  2. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye1021 personAnita Karyati
  3. Bank Jakarta dan BEI Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

    access_time01-07-2026 remove_red_eye887 personFakhrizal Fakhri
  4. Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

    access_time28-06-2026 remove_red_eye841 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Bantaran Anak Kali Ciliwung di Pinangsia Ditanami Pohon

    access_time03-07-2026 remove_red_eye791 personBudhi Firmansyah Surapati