You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penutupan JFF 2026 bilal
photo Bilal Nugraha Ginanjar - Beritajakarta.id

Dihadiri 80 Ribu Lebih Pengunjung, JFF Serap Gagasan Jakarta Menuju 500 Tahun

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menutup Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/6) malam.

"akan kita kolaborasikan,"

Festival yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ruang pertemuan berbagai gagasan, inovasi, dan kolaborasi untuk mendukung pembangunan Jakarta menuju usia lima abad pada 2027.

Rano mengatakan, Jakarta Future Festival bukan sekadar forum pertemuan biasa, melainkan wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk menyampaikan gagasan dan masukan yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembangunan Jakarta ke depan.

Urban Talks JFF Bahas Penguatan Ekosistem Ekraf Jakarta Menuju Kota Global

“JFF ini bukan pertemuan biasa tapi menjadi wadah memberikan gagasan. Kita banyak mendengar masukan-masukan dan nanti akan kita kolaborasikan untuk dalam pembangunan selanjutnya,” ujarnya.

Ia menyambut baik bahwa penyelenggaraan JFF 2026 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Tercatat, jumlah pengunjung yang hadir melampaui 80 ribu orang selama tiga hari pelaksanaan. Festival ini menghadirkan 52 sesi diskusi yang melibatkan 250 pembicara, termasuk 10 pembicara internasional.

“Acara ini juga dimeriahkan oleh 27 performers ada musik, ada seni budaya lainnya. Ada pun UMKM yang terlibat mencapai 72 wirausahawan,” katanya.

Rano menjelaskan, tema ‘Navigating Resilience’ atau Menavigasi Resiliensi dipilih untuk menegaskan pentingnya ketangguhan sebagai karakter utama Jakarta dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Jakarta ini hidup karena dia tangguh, menjadi benang merahnya dari kegiatan ini,” ucapnya.

Ia menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta juga mempertemukan akademisi dan pakar perkotaan dari berbagai negara untuk membahas masa depan kota global pada hari terakhir penyelenggaraan JFF 2026.

Sebanyak 19 profesor dari sejumlah universitas internasional hadir untuk bertukar gagasan mengenai pembangunan kota dan desain perkotaan.

“Pemprov DKI Jakarta melahirkan gagasan inovasi dan kolaborasi konkret untuk mempercepat transformasi Jakarta,” katanya.

Rano mengatakan, salah satu agenda penting dalam JFF tahun ini adalah Jakarta’s Forecast: Jakarta 500 - Memory, Character and the Future as Global City. Agenda tersebut menjadi ruang refleksi mengenai identitas, karakter, serta posisi strategis Jakarta menjelang peringatan 500 tahun kota pada 2027.

“Menjelang perayaan lima abad Jakarta pada 22 Juni tahun depan, pembangunan Jakarta harus berorientasi pada kepentingan warga. Jakarta harus menjadi milik warga, pemerintah berperan sebagai fasilitator yang mendukung partisipasi masyarakat dalam membangun kota.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania mengungkapkan, sejumlah gagasan yang muncul selama festival segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu fokus utama yang mengemuka adalah pengembangan ekosistem pengetahuan perkotaan.

Sebagai bentuk keberlanjutan dari Jakarta Future Festival, Pemprov DKI Jakarta akan meresmikan Urban Knowledge Hub yang diharapkan menjadi pusat kolaborasi dan pengembangan pengetahuan perkotaan.

Nah ini adalah salah satu yang akan kita tindaklanjuti dan besok kebetulan Pak Gubernur juga akan meresmikan Urban Knowledge Hub yang berada di Nyi Ageng Serang lantai 6, Jakarta Selatan sebagai salah satu kontinuitas dari Jakarta Future Festival,” tuturnya.

Sebagai informasi, Jakarta Future Festival 2026 berlangsung sejak 5 hingga 7 Juni 2026 dengan mengusung tema Navigating Resilience.

Festival ini menghadirkan beragam diskusi, forum gagasan, pameran inovasi, pertunjukan seni dan budaya, keterlibatan pelaku UMKM, hingga kolaborasi dengan akademisi, komunitas, sektor swasta, dan mitra internasional.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, JFF diharapkan menjadi ruang bersama untuk merumuskan arah pembangunan Jakarta menuju kota global yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan menjelang usia ke-500 tahun.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye4355 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1494 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1404 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye1302 personDessy Suciati
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1262 personTiyo Surya Sakti