You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kali Cengkareng Drain Banyak Sampah
photo Doc - Beritajakarta.id

Kali Cengkareng Drain Banyak Sampah

Sudut Pintu Air Kali Cengkareng Drain, di RT 01/13, Kelurahan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, dipenuhi sampah. Selain mengundang banyak lalat, kali yang juga sudah dipasangi dinding turap itu mengundang aroma bau tak sedap.

Nah kalau yang di kali Cengkareng Drain dalam waktu dekat akan dibersihkan sampahnya

Frengki Jambe (33), salah seorang warga mengatakan, tak betah jika melintasi kali tersebut. Pasalnya, aroma tak sedap itu sudah tercium dari jarak 30 meter. Bahkan, bau tersebut juga dapat menimbulkan rasa pusing jika dihirup dengan waktu yang lama.

"Diam di situ selama 20 menit saja pasti pusing, apalagi lama-lama, bisa-bisa mual lalu muntah," kata Frengki, kepada Beritajakarta.com, Jumat (4/9)

Lumpur Kali Cengkareng Drain Dikeruk

Wakil Camat Cengkareng, Hendy Setyawan mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan meninjau dan memberi perintah pada jajaran lurah Cengkareng Timur agar segera dibersihkan.

"Jadi memang program pembersihan kali di kecamatan kami bertahap, misalnya hari ini di sini, besok di sana. Nah kalau yang di kali Cengkareng Drain dalam waktu dekat akan dibersihkan sampahnya, pokoknya nanti kita beri tahu lurah untuk merapikan, karena yang punya wewenang kan lurah," katanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6879 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5677 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3394 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2126 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1894 personAnita Karyati