You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengelolaan sampah jaksel tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pengelolaan Sampah dari Sumber Dimasifkan di Cipete Selatan

Upaya mengelola sampah dari sumber sebagai tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber terus diintensifkan di Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. 

"Memahami cara mengelola sampah secara mandiri"

Lurah Cipete Selatan, Supriono mengatakan, upaya tersebut dilakukan seiring adanya kebijakan pembatasan pembuangan sampah dari DKI Jakarta ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Tinjau Pengelolaan Sampah di Joglo, Pramono Apresiasi Konsistensi Masyarakat

"Selain membuat tempat pengelolaan sampah, kami bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan terus menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah dari rumah tangga kepada warga," ujarnya, Jumat (12/6).

Supriono menjelaskan, saat ini di Kelurahan Cipete Selatan sudah ada 63 sarana pengelolaan sampah yang tersebar di sejumlah wilayah. 

"Fasilitas ini terdiri dari 57 unit tempat pengelolaan sampah berbahan galon bekas dan lima lubang biopori jumbo," terangnya.

Menurutnya, program pengelolaan sampah telah diterapkan secara masif di RW 06, RW 03, serta lingkungan Kantor Kelurahan Cipete Selatan. Pengelolaan tersebut difokuskan pada sampah organik yang dapat diolah menjadi pupuk untuk tanaman.

"Sampah nonorganik seperti kardus, botol plastik, dan material lainnya dikelola melalui bank sampah. Sementara, sampah residu dipilah dengan baik sebelum diangkut oleh petugas," ungkapnya.

Supriono mengimbau seluruh RW di wilayah Cipete Selatan untuk segera menerapkan program serupa. Meskipun menghadapi keterbatasan lahan, pemanfaatan galon bekas sebagai sarana pengelolaan sampah terbukti efektif dan mudah diterapkan di lingkungan permukiman.

"Mari bersama-sama menjalankan instruksi pemerintah agar ketika pembatasan pembuangan sampah diberlakukan, warga tidak perlu panik karena sudah memahami cara mengelola sampah secara mandiri," ajaknya.

Sementara itu, Ketua RW 06, Kelurahan Cipete Selatan, Naali Saidi memastikan, sudah langsung menindaklanjuti sosialisasi yang diberikan dengan mengedukasi warga di lingkungannya.

Hasilnya, saat ini puluhan galon bekas telah dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah organik. Selain itu, warga juga telah membuat tiga lubang biopori jumbo untuk mendukung pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

"Kami akan terus berupaya mengelola sampah secara efektif agar tidak hanya mengurangi volume sampah yang dibuang, tetapi juga memberikan nilai ekonomis bagi warga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time08-06-2026 remove_red_eye2573 personNurito
  2. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye2326 personDessy Suciati
  3. Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

    access_time07-06-2026 remove_red_eye1734 personDessy Suciati
  4. Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

    access_time10-06-2026 remove_red_eye1306 personFakhrizal Fakhri
  5. Syafrin Minta ASN Pemkot Jaksel Terapkan Budaya Kerja 3K

    access_time08-06-2026 remove_red_eye1136 personTiyo Surya Sakti