You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Proyek pekerjaan padatkarya jati3
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Pramono Pastikan Transparansi Proses Rekrutmen Padat Karya

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, rekrutmen lowongan kerja program Padat Karya yang dibuka oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bebas dari praktik nepotisme atau adanya interaksi dengan orang dalam (ordal).

"Semua sistemnya sangat terbuka, enggak mungkin ordal,"

Ia menegaskan, sistem rekrutmen akan dilakukan secara transparan sehingga masyarakat bisa turut mengawasi proses penerimaannya.

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

"Kalau ini karena semua sistemnya sangat terbuka, enggak mungkin ordal. Karena sistemnya terbuka dan orang bisa melihat, mengontrol untuk itu. Enggak ada interaksi sama sekali," ujar Pramono di Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (19/6).

Pramono menyebut, sebanyak 2.843 lowongan kerja di sektor padat karya disiapkan sebagai bantalan sosial bagi warga Jakarta.

Ia pun telah menginstruksikan jajarannya agar mempercepat proses penerimaan tenaga kerja di sektor ini untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Nanti beberapa dinas saya sudah minta untuk segera dibuka. Dalam minggu-minggu depan ini harus sudah ada. Karena memang kebutuhan untuk membuat bantalan sosial lebih baik itu diperlukan," jelasnya.

Dalam proses rekrutmen ini, Pramono menyampaikan persyaratan yang mudah bagi masyarakat yang berminat. Yakni hanya menggunakan KTP DKI Jakarta dan tanpa mensyaratkan latar belakang pendidikan.

"Yang paling penting adalah syaratnya KTP Jakarta, tidak ditanya mengenai ijazah, dan yang paling lebih penting lagi adalah mereka segera bisa bekerja," kata Pramono.

Melalui program padat karya ini, Gubernur ingin masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan bisa segera kembali bekerja dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Nantinya mereka juga akan mendapatkan upah setara dengan UMP DKI Jakarta.

"Karena memang yang dibutuhkan sekarang supaya orang yang tidak mempunyai pekerjaan, sebagian kan sudah di PJLP, mereka akan mempunyai pekerjaan UMP di Jakarta," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

    access_time28-07-2026 remove_red_eye9131 personAnita Karyati
  2. 14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time28-07-2026 remove_red_eye3535 personNurito
  3. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3059 personNurito
  4. Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

    access_time27-07-2026 remove_red_eye2727 personTiyo Surya Sakti
  5. MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1811 personAldi Geri Lumban Tobing